Kasih Karunia

Sahabat Muslim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ada teman beragama katolik yang bersahabat dengan teman beragama Islam. Bila sahabatnya Umroh, ia mengantar. Sebaliknya, bila teman saya ke Israel, sahabatnya diajak. Persahabatannya bikin orang kagum.

Usut punya usut, keduanya berbisnis bareng. Kini teman meninggal dunia, sahabat muslim jadi murung. Saya pun kagum. Keduanya bisa jadi contoh sikap bersahabat, tidak saling curiga. Keduanya menunjukan toleransi.

Teman pernah bilang beragama memang harus dijunjung tinggi sebagai pedoman hidup menuju keselamatan. Teman bilang persahabatnya bisa tidak menguntungkan semua manusia. Terutama hadapi fanatisme agama yang berlebihan.

Bagi teman, fanatisme agama berlebihan akan merugikan perkembangan pribadi, menjadikan buta nalar, berpikiran sempit, picik dan berwawasan dangkal. Cenderung menutup diri dan memperkuat sikap eksklusif.

Sebagai pemeluk Katolik saya punya teman sepeti dia cukup beruntung. Saya beryukur, dia bisa dijadikan kawan yang wawasannya berbineka.

Saya jadi ingat, Gereja mengeluarkan dokumen-dokumen yang menjadi acuan ajaran-ajaran dasar Gereja. Diantaranya ada beberapa dokumen. Konstitusi dogmatik Lumen Gentium, Katekismus Gereja Katolik dan Deklarasi Nostra Aetate. Ini menjadi landasan sikap Gereja Katolik terhadap Islam.

Saya bersaksi, Gereja Katolik menyatakan sikap hormat terhadap agama dan penganut agama Islam.

Gereja Katolik juga dengan terbuka menghargai umat Islam, yang menyembah Allah satu-satunya, yang hidup dan berdaulat, penuh belas kasihan dan Maha Kuasa, Pencipta langit dan bumi, yang telah bersabda kepada umat manusia.

Juga Katekismus Gereja Katolik (KGK) nomor 841 mengulang kembali penegasan LG ; di antara mereka terdapat terutama kaum Muslimin, yang menyatakan, bahwa mereka berpegang pada iman Abraham, dan bersama kita bersujud menyembah Allah yang tunggal dan maharahim, yang akan menghakimi manusia pada hari kiamat" (LG 16)

Selain, Deklarasi Nostra Aetate (NA) artikel 3 menegaskan : Gereja juga menghargai umat Islam, yang menyembah Allah satu-satunya, yang hidup dan berdaulat, penuh belaskasihan dan mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, yang telah bersabda kepada umat manusia. Kaum muslimin berusaha menyerahkan diri dengan segenap hati kepada ketetapan-ketetetapan Allah juga yang bersifat rahasia, seperti dahulu Abraham – iman Islam dengan sukarela mengacu kepadanya – telah menyerahkan diri kepada Allah. Memang mereka tidak mengakui Yesus sebagai Allah, melainkan menghormati-Nya sebagai Nabi. Mereka juga menghormati Maria Bunda-Nya yang tetap perawan, dan pada saat-saat tertentu dengan khidmat berseru kepadanya. Selain itu mereka mendambakan hari pengadilan, bila Allah akan mengganjar semua orang yang telah bangkit. Maka mereka juga menjunjung tinggi kehidupan susila, dan berbakti kepada Allah terutama dalam doa, dan memberi sedekah dan berpuasa. (Maria Sari)

Berita Terbaru

Perkuat Birokrasi Profesional, Pemkab Ponorogo Perkuat Manajemen Talenta dan Disiplin ASN

Perkuat Birokrasi Profesional, Pemkab Ponorogo Perkuat Manajemen Talenta dan Disiplin ASN

Rabu, 04 Nov 2026 11:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melalui agenda Penguatan Manajemen Talenta dan Pembinaan Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) 2026, Pemerintah Kabupaten Ponorogo…

Waspada Masuki Penghujan, Jalur Trenggalek-Ponorogo KM 16-20 Rawan Longsor

Waspada Masuki Penghujan, Jalur Trenggalek-Ponorogo KM 16-20 Rawan Longsor

Rabu, 04 Nov 2026 11:19 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Memasuki musim penghujan dengan prakiraan curah hujan tinggi, BPBD Trenggalek mengingatkan pengendara yang lewat KM 16-20…

Jelang Nataru, Pelabuhan Jangkar Situbondo Jadi Alternatif Ketapang-Gilimanuk

Jelang Nataru, Pelabuhan Jangkar Situbondo Jadi Alternatif Ketapang-Gilimanuk

Rabu, 04 Nov 2026 10:59 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Menjelang momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pelabuhan Jangkar di Kabupaten Situbondo, akan disiapkan menjadi…

‎Penurunan Anggaran Bansos Jadi Catatan Fraksi DPRD dalam RAPBD 2027‎

‎Penurunan Anggaran Bansos Jadi Catatan Fraksi DPRD dalam RAPBD 2027‎

Rabu, 04 Nov 2026 10:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Madiun 2027 mengalami p…

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Rabu, 04 Nov 2026 10:27 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap tempat Rekreasi dan Hiburan Umum (RHU), khususnya diskotek dan…

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…