Pemilik Warung Makan dan Para Pedagang Ngeluh, Harga Cabai di Ngawi Tembus Rp 90 Ribu/Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi para pedagang cabai di Ngawi. SP/ NGW
Ilustrasi para pedagang cabai di Ngawi. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kenaikan harga cabai rawit di di Pasar Tradisional Ngawi, Jawa Timur, dikeluhkan para pemilik warung makan. Pasalnya harga cabai tersebut mulai pedas hingga tembus Rp90 ribu per kilogram akhir-akhir ini.

Tingginya harga cabai rawit dan sejumlah sembako itu diduga disebabkan oleh pasokan yang terbatas. Khusus cabai, kenaikan terjadi karena cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah penghasil cabai di Indonesia. Cuaca panas berkepanjangan membuat tanaman cabai petani mati.

“Harga cabai rawit naik terus, sudah hampir dua bulan ini. Kalau dulu cuma Rp40 ribu per kilogram, sekarang sudah Rp90 ribu,” kata Harsini, seorang pemilik warung makan di Ngawi.

Tak hanya cabe rawit, yang naik termasuk cabe keriting seharga Rp65 ribu per kilogram, dan cabe rawit hijau Rp57 ribu per kilogram, untuk bawang merah Rp28 ribu per kilogram, bawang putih Rp33 ribu per kilogram, dan beras medium Rp65 ribu per kemasan lima kilogram.

Kenaikan harga cabai rawit berdampak pada para pemilik warung makan. Mereka harus menyesuaikan harga jual makanan yang mereka tawarkan.

“Kami terpaksa mengurangi takaran cabai atau menggantinya dengan cabai kering. Kalau tidak, kita akan rugi,” lanjut Harsini, Senin (20/11/2023).

Kenaikan harga cabai rawit juga dikeluhkan oleh para pedagang di pasar tradisional. Mereka mengatakan, kenaikan harga ini membuat pembeli semakin sepi.

“Dulu, pembeli masih banyak yang beli cabai rawit. Sekarang, mereka malah memilih cabai merah keriting atau cabai rawit hijau yang harganya lebih murah,” kata Bagus Widiantoro, seorang pedagang di Pasar Besar Ngawi.

Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok, termasuk cabai rawit.

“Harapan kami, pemerintah bisa segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini. Jangan sampai harga bahan pokok terus naik dan semakin membebani masyarakat,”ujar Bagus. ngw-01/dsy

Berita Terbaru

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — PT PAL Indonesia berhasil mempercepat produksi Landing Platform Dock (LPD). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan K…

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

  SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kasus dugaan kekerasan asusila yang menjerat Jayadi (55), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Raden Wijaya di …

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tepat tanggal 20 Mei 2026 merupakan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan semangat…

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Me…