Arkeolog Ungkap Situs Mbah Blawu Jombang Bangunan Suci Beratap, Bukan Candi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Batu relief yang ditemukan di situs Mbah Blawu Jombang
Batu relief yang ditemukan di situs Mbah Blawu Jombang

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang – Tim arkeolog Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur, menyingkap jika situs Mbah Blawu yang berada di Dusun Sumbersari, Desa Sukosari Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang bukan bangunan candi. Akan tetapi, merupakan bangunan suci. 

Bangunan suci situs Mbah Blawu, Jombang itu diduga dilengkapi dengan sebuah atap. Menurut Pamong Budaya Ahli Pertama BPK Wilayah XI Jawa Timur, Albertus Agung Vidi Susanto, hipotesa jika situs Mbah Blawu bukan merupakan sebuah candi berdasarkan temuan sejumlah batu bata antefiks atau batu relief. 

"Bata tersebut berfungsi sebagai hiasan yang diletakkan di bagian luar atap suatu bangunan suci," kata Vidi, Senin (20/11/2023). 

Batu bata antefiks itu diungkapkannya ditemukan di luar struktur. Temuan ini memperkuat dugaan struktur ini adalah bangunan beratap. Selain batu antefiks, tim arkeolog juga berhasil membuka struktur dengan luas 56 meter persegi dan kedalaman satu meter. Dari hasil penggalian, juga ditemukan banyak fragmen bata tersebar rata di beberapa titik. 

Ada pula bagian struktur yang ditemukan dalam kondisi rusak dan tidak utuh. Ia menduga, kerusakan di Situs Mbah Blawu telah dilakukan secara masif dan berulang kali pada zaman dulu.

”Dari hasil penilaian awal, dimungkinkan ada kegiatan penggalian berulang kali sehingga merusak bagian struktur,’’ jelas Vidi menegaskan. Sarep

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…