Meski Disorot, 'Gemoy'-nya Prabowo Bikin Istimewa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jubir Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Guntur Romli, menganggap citra 'gemoy' pada capres Prabowo Subianto untuk menutupi kelemahan dan mobilitasnya yang terbatas. Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono, enggan mempersoalkan narasi Romli tersebut.

"Kalau ada yang sumir dan nyinyir dengan program Prabowo Gibran ya kita senyumin saja. Kalau ada yang menghina dan mengejek, ya kita jogetin saja," kata Budi kepada wartawan, Kamis (23/11/2023).

Budi menekankan pihaknya fokus memenangkan Prabowo dan Gibran. Menurutnya, saat ini paslon usungannya itu terus menawarkan program dan solusi bagi rakyat.

"Kita tetap fokus berjuang dengan menawarkan program dan solusi nyata untuk rakyat," kata dia.

Budisatrio Djiwandono sendiri merupakan anak Sudrajad Djiwandono, mantan Gubernur BI. Ia juga cucu dari Prof Sumitro Djojohadikusumo, yang tak lain ayah Prabowo Subianto.

Budi yang masuk golongan milenial karena kelahiran 25 September 1981 ini, menilai, narasi ‘gemoy’ yang disematkan Prabowo, ternyata disukai oleh kalangan milenial dan Gen Z.

Justru, rakya sendiri melihat sosok Prabowo yang kini Menteri Pertahanan itu apa adanya. "Alhamdulillah, anak muda, generasi milenial dan Gen Z semakin menyukai Pak Prabowo yang selalu tampil apa adanya. Tegas, tapi tetap bisa jenaka," lanjut Budi.

Bahkan, lembaga survei LSI Denny JA menyebut, istilah 'gemoy' untuk Prabowo disukai kalangan pemilih milenial. Dia tetap rileks dan santai ketika dihujat, sesuai selera generasi milenial.

Sikap apa adanya inilah yang membuat elektabilitas Prabowo-Gibran menduduki posisi teratas di survei LSI Denny JA.

Prabowo-Gibran bahkan unggul dua digit dari paslon di urutan kedua, Ganjar-Mahfud. Sementara elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 40,3 persen, Ganjar-Mahfud hanya 28,6 persen.

 

Gemoy punya Istimewa

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ridwan Kamil pun menganggap, ‘gemoy’ punya keistimewaan tersendiri. Hal ini ia ungkapkan saat mantan Gubernur Jawa Barat itu bersama Prabowo Subianto berada di salah satu kafe di Bandung.

Momen Ridwan Kamil bersama Prabowo di kafe itu diunggah di akun media sosial Ridwan Kamil, seperti dilihat pada Kamis (23/11/2023). Ridwan Kamil dan Prabowo tak hanya berdua, namun turut ditemani Waketum Partai Gerindra Sugiyono dan Wakil Ketua Dewan Pembina Dedi Mulyadi.

"Pak @prabowo sedang menerangkan teknik menjadi gemoy personality kepada saya dan Kang @dedimulyadi71. Disaksikan oleh Mas Sugiyono dan pemilik @jabarano_coffee Kang @dharmma_arnold. Ternyata tidak mudah menjadi gemoy itu," tulis Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menjabarkan setidaknya ada tiga hal untuk menjadi gemoy yakni pipi harus cubitable dan berat badan harus menyesuaikan. Kemudian, saat joget, kaki harus diam, hanya badan dan tangan yang goyang. Dan terakhir, lagu harus sesuai.

 

Citra Gemoy Disorot

Sebelumnya, Guntur Romli menyoroti citra 'gemoy' pada Prabowo. Dia menilai citra tersebut untuk menutupi kelemahan mobilitas dari Prabowo.

Romli awalnya mengatakan Ganjar Pranowo dan tim kini lebih memilih untuk menemui masyarakat secara langsung dalam merespons hasil lembaga survei. Dia menyinggung ada mobilitas tinggi yang dilakukan Ganjar saat menemui warga dari sejumlah daerah.

"Cara kerja menyentuh langsung masyarakat, blusukan, menginap di rumah masyarakat, itu memang pilihan kerja politik yang langsung menuju akar rumput. Dan ini yang menjadi salah satu menurut saya kelebihan mobilitas Mas Ganjar dan itu yang menjadi ciri khas," kata Romli, Rabu (22/11).

"Ini yang membedakan misalnya dengan citra misalnya gemoy yang ada di kubu lawan. Untuk menutupi kelemahan dan mobilitas yang sangat terbatas dengan gimmick seperti tadi," katanya. jk/erk/rmc

Berita Terbaru

Ticket Ludes Terjual, Pendaftaran Early Bird PLN Electric Run 2026 Dibuka Besok

Ticket Ludes Terjual, Pendaftaran Early Bird PLN Electric Run 2026 Dibuka Besok

Senin, 27 Jul 2026 22:25 WIB

Senin, 27 Jul 2026 22:25 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Antusiasme masyarakat terhadap ajang PLN Electric Run 2026 terus meningkat. Seluruh kuota Special Ticket yang disediakan PT PLN…

Mitchell Baker, 2-0

Mitchell Baker, 2-0

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Timnas Indonesia unggul 2-0 atas Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin pukul 21.00…

Gubernur BI Baru Harus Memimpin Koordinasi Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Gubernur BI Baru Harus Memimpin Koordinasi Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Senin, 27 Jul 2026 20:40 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., menilai Bank Indonesia (BI) perlu memperkuat perannya dalam menjaga…

Malaysia Selenggarakan Sirkuit untuk GP Bahrain

Malaysia Selenggarakan Sirkuit untuk GP Bahrain

Senin, 27 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Lewat pengumuman di situs resmi F1 pada Minggu (26/7), Malaysia ditetapkan sebagai sirkuit untuk GP Bahrain yang digelar 4 Oktober…

Kepemimpinan BI Sekarang Kolektif Kolegial

Kepemimpinan BI Sekarang Kolektif Kolegial

Senin, 27 Jul 2026 20:30 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI setelah Perry Warjiyo…

Jakarta Makin Rusuh

Jakarta Makin Rusuh

Senin, 27 Jul 2026 20:28 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI : Akhir akhir ini ibu kota dilanda kerusuhan, termasuk bentrok antar warga.Polisi mengungkapkan situasi kondusif di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta…