Yenny Berharap Indonesia Bisa Dipimpin Santri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Zannuba Ariffah Chafsoh, Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, memberikan pandangan unik mengenai masa depan kepemimpinan Indonesia.

Dengan latar belakang keislaman yang kental, Yenny Wahid, sapaan akrabnya, mengungkapkan keyakinannya bahwa Indonesia seharusnya dipimpin oleh sosok santri. Ini diucapkan dalam acara silaturahmi di Pondok Pesantren Al-Furqon Paceh Bondowoso. Ia pun secara tegas menyatakan dukungannya terhadap pasangan capres/cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Kalau soal sosok pemimpin yang kita butuhkan memang kalau bisa ada yang dari kalangan santri. Nah karena itulah kalau saya pribadi dan masyarakat umum sudah tahu pilihan saya ke Ganjar dan Mahfud. Mahfud MD itu memang dari kalangan santri. Jadi sudah jelas di sana," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/11/2023).

Bukan hanya itu, dia juga mengatakan Mahfud MD juga merupakan sosok yang dekat sekaligus didikan langsung dari ayahnya, Gus Dur. Sehingga dia berharap masyarakat dapat mempertimbangkan untuk memilih Ganjar-Mahfud.

Sementara itu, Yenny Wahid yang juga Dewan Penasihat Ganjar - Mahfud berharap santri ke depan menjadi sosok unggulan di Indonesia dan mereka bisa mengabadikan ilmunya di Indonesia demi kebaikan bangsa dan negara.

 

Santri Punya Modal Ilmu

"Santri itu punya semangat yang kuat, harus punya semangat yang kuat untuk membangun bangsa ini. Santri juga punya kewajiban untuk membangun bangsa ini. Santri punya modal ilmu, modal akhlak dan modal barokah dari para kiai dan bu nyai," katanya.

Sementara terkait kunjungan-kunjungannya ke pesantren belakangan ini, Direktur Wahid Fondation ini mengatakan bahwa hal itu bukan hanya karena terkait pesta demokrasi Pilpres 2024 saja.

Dirinya pun mengaku dari dulu sangat suka berkeliling ke pondok pesantren. Namun terhenti karena adanya pandemi beberapa tahun lalu.

Melalui kegiatan ini, ia ingin menjalin kembali hubungan yang mungkin selama ini sempat renggang karena pandemi atau kesibukan.

Dia sengaja datang ke pesantren untuk menyapa basis pesantren dan menyamakan persepsi tentang peran pondok pesantren dan peran santri dalam membangun bangsa ke depan.

"Saya ingin memberikan penguatan semangat kepada para santri untuk mau berkontribusi bagi pembangunan bangsa ini ke depan," harapnya. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…