Cek Lokasi Proyek PT PGI, Warga Kemangsen Desak Kadis Perkim CKTR Segera Ukur Ulang Lahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kadis Perkir CKTR  Sidoarjo, Bachruni Aryawan, saat memberi sosialisasi kepada warga  pemilik lahan di lokasi proyek PT PGI Desa Kemangsen. SP/ JUM
Kadis Perkir CKTR Sidoarjo, Bachruni Aryawan, saat memberi sosialisasi kepada warga pemilik lahan di lokasi proyek PT PGI Desa Kemangsen. SP/ JUM

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Polemik yang terjadi di Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo soal proyek pematangan lahan PT. Panca Graha Indonesia (PGI) terus berlanjut. Kendati beberapa kali telah dilakukan mediasi antara pihak terkait, namun hingga kini persoalan yang melibatkan antara warga dan PT PGI tersebut masih belum ditemukan solusi yang diharapkan. 

Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Sidoarjo, Bachruni Aryawan, bersama tim dari  Badan Statistik Pusat (BPS) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) turun ke lokasi proyek pematangan lahan di Desa Kemangsen untuk memastikan keberadaan lahan yang menjadi persoalan antara warga dan PT PGI. 

"Yang menentukan adalah BPS dan BPN, makanya saya undang ke sini agar menyaksikan dulu," kata Bachruni Aryawan, saat di lokasi proyek pematangan lahan PT PGI di Desa Kemangsen, Jumat (24/11/2023) kemarin.

Ia menjelaskan bahwa, pihaknya bersama BPS dan BPN akan melihat terlebih dahulu letak koordinatnya. Apakah titik koordinatnya tumpang tindih di lahan yang diklaim oleh kedua belah pihak atau tidak. Yang perlu diperhatikan dalam aturan main soal kepemilikan tanah  adalah harus mengantongi bukti kepemilikan berupa surat atau sertifikat tanah.

"Katakanlah yang salah PT PGI ya harus mengembalikan, intinya seperti itu. Pokoknya masalah ini harus clear," jelasnya.

Sementara itu, Agus Subiantoro, salah satu warga Desa Kemangsen, mendesak kepada tim yang terdiri dari Dinas Perkim CKTR, BPS dan BPN  segera melakukan pengukuran ulang batas antara objek PT PGI dan lahan milik warga yang telah dilakukan pengurukan dan pemagaran.

Selain mendesak pengukuran ulang batas antara objek PT PGI dan lahan milik warga, salah satu warga pemilik lahan ini  juga meminta kepada tim untuk mengukur batas saluran air yang membentang dari  arah utara hingga selatan, serta meminta agar pihak PT PGI membuka  pagar yang menutup jalan alternatif warga. 

"Harapan kami tim dari pihak terkait segera melakukan pengukuran ulang. Agar persoalan ini cepat selesai," harap Agus Subiantoro.

Terpisah, Kepala Desa Kemangsen Abdul Rouf mengungkapkan bahwa, selain persoalan pengurukan dan pemagaran di lahan milik warga. Objek persoalan lainya adalah bangunan jalan paving sepanjang 400 meter x lebar 2 meter yang dibangun diatas tanah hak milik atas nama Haji Toha Choiriah.

Ia menyebut bangunan jalan paving yang ditimbun urugan tersebut dikerjakan menggunakan anggaran yang bersumber dari Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. 

"Jalan paving itu dibangun sebelum saya menjabat Kades. Dan itu kan tanah individu, kalau dibangun menggunakan dana dari pemerintah, pastinya ada surat hibah ke desa, tapi ini tidak ada,” jelas Abdul Rouf. jum

Berita Terbaru

Beda dengan Yusril, Istana Kategorikan Penyadapan sebagai Makar

Beda dengan Yusril, Istana Kategorikan Penyadapan sebagai Makar

Jumat, 06 Nov 2026 07:14 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kantor berita Reuters melaporkan Presiden Prabowo Subianto memecat Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo dengan alasan yang…

Jokowi: Saya Keberatan Semua Yang Mulia!

Jokowi: Saya Keberatan Semua Yang Mulia!

Jumat, 06 Nov 2026 07:12 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mantan presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melontarkan keberatan keras terhadap kesimpulan Roy Suryo yang menyebut ijazahnya…

Jokowi Pamer Ijazah, Roy Suryo Tertawa

Jokowi Pamer Ijazah, Roy Suryo Tertawa

Jumat, 06 Nov 2026 07:09 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah pendidikannya mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah…

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…