Perbaiki Sistem Pelayanan, Bupati Sumenep, Terus Tingkatkan Kerja Nyata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Kab. Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH. SP/Dok. Ainur Rahman
Bupati Kab. Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH. SP/Dok. Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Bupati Kab. Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, SH,MH, saat ditemui awak media, perihal Kab. Sumenep yang mendapat penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI.

Diakui Bupati Sumenep, penghargaan yang diterima itu, sebagai bentuk dari kerja nyata dalam membangun kab. Sumenep menjadi lebih baik, serta mewujudkan kab. Sumenep lebih unggul bermartabat. 

Tidak hanya itu, kata Bupati, Pemerintah Kab. Sumenep, terus mengambil langkah-langkah inovatif di dalam melakukan administrasi publik, tujuannya agar kerja Pemerintah terus terpantau dan update untuk masyarakat luas.

"Jadi, Pemerintah saat ini selalu fokus kepada percepatan pemulihan perekonomian kepada masyarakat baik di kepulauan maupun di daratan"

Disampaikan Bupati, bahwa Kab. Sumenep, mengacu ke dalam Perbup Nomor 11 tahun 2006 tentang Wilayah Luas dan wilayah administrasi Pemkab Sumenep, disebutkan bahwa daerah kab. Sumenep, memiliki 126 pulau; sebanyak 48 berpenghuni dan 78 tak berpenghuni.

Selain itu juga, kata Bupati, bahwa, Kabupaten yang terdiri dari 19 kecamatan di daratan dan 8 kecamatan di kepulauan itu, tak sedikit masyarakatnya yang bekerja sebagai nelayan, Mereka menjadikan laut sebagai lahan pencarian. Katanya

"Mereka juga mengandalkan sarana transportasi laut, baik kapal maupun perahu, ketika akan ke wilayah daratan. Begitu juga sebaliknya"

Namun, kata Bupati, kehidupan nelayan dan masyarakat kepulauan secara umum tidak selalu mudah, mereka mempertaruhkan nyawanya, karena tak jarang terjadinya kecelakaan laut, terutama pada saat terjadinya cuaca buruk. Ungkapnya

"Mengantisipasi terjadinya kecelakaan kapal di laut, Pemerintah melakukan inovasi dengan meluncurkan program, Sistem Informasi Keselamatan Pelayaran (Sikapal)". 

Melalui sistem tersebut, kata Bupati, pemerintah terus melakukan upaya dan langkah-langkah dalam melakukan dan menjaga keselamatan, khususnya bagi penumpang kapal di laut. Tegasnya

Dijelaskan Bupati, SiKapal menggunakan teknologi Automatic Identification System (AIS) yang terpasang di perahu atau kapal-kapal nelayan. Alat ini terkoneksi ke call center 112, sehingga memungkinkan mendeteksi titik koordinat perahu atau kapal yang mengalami kecelakaan laut secara real-time.

" Jadi, Pemerintah Kab. Sumenep, terutama, Saya sebagai Bupati, telah berikhtiar untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama nelayan," 

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini berharap melalui SiKapal potensi timbulnya korban yang lebih banyak ketika terjadi kedaruratan di kapal dapat diminimalisir.

"SiKaPal tidak membutuhkan analisa, perkiraan-perkiraan dan asesmen untuk identifikasi apalagi terjadi kedaruratan, karena informasi data kapal secara langsung dan tersistem," ungkaknya.

Tak butuh waktu lama, program SiKapal masuk Top Inovasi Pelayanan Publik (IPP) Terpuji dalam rangka Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di lingkungan pemerintah daerah 2023, dan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)

Itulah sebabnya kata Bupati, di dalam mengatasi tantangan ini, Pemkab Sumenep agar terus berinovasi. Salah satunya dengan meluncurkan program SiKapal (Sistem Informasi Keselamatan Pelayaran).

"SiKaPal tidak membutuhkan analisa, perkiraan-perkiraan dan asesmen untuk identifikasi apalagi terjadi kedaruratan, karena informasi data kapal secara langsung dan tersistem," 

Pemerintah terus melakukan langkah-langkah inovatif dalam mewujudkan percepatan perekonomian masyarakat kabupaten baik didaratan maupun di kepulauan. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…