The Apurva Kempinski Bali, Suguhkan Art & Exhibition: Tekankan Nilai Budaya Indonesia ke Mancanegara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
The Apurva Kempinski Bali. SP/ UCI
The Apurva Kempinski Bali. SP/ UCI

i

SURABAYAPAGI.com, Bali - The Apurva Kempinski Bali tampak berbeda dengan lainnya, pasalnya konsep yang diusung mengangkat budaya dari Sabang sampai Merauke, sehingga pada tahun ini akan dikampanyekan menjadi lima pilar Powerful Indonesia.

Pilar pertama yang dikemukakan adalah kolaborasi lintas disiplin, dimana The Apurva Kempinski Bali akan berkolaborasi dengan seniman, musisi Indonesia, semua talenta-talenta tersebut nantinya akan mengharumkan nama Indonesia ke tingkat dunia kedepan.

Keistimewaan tersebut semakin menyita perhatian tatkala musisi The Apurva Kempinski Bali membuat pagelaran musik, dengan membuat pagelaran Art & Exhibition Land of Art untuk tema bulan November, sedangkan untuk Desember menyuguhkan Gallery of Art-Mask Exhibition "The Faces of Indonesia: Singapadu-Bali". Dalam pagelaran seni dan musik tersebut turut dihadiri artist contemporary yang mendapatkan penghargaan tingkat dunia. 

“Kita kasih mereka ruang untuk menunjukkan hasil karyanya dan mereka bisa menggunakan studio itu untuk melukis, jadi kita mengundang untuk stay di The Apurva selama dua minggu itu, studio letaknya di lobby jadi mereka ada idenya bisa melukis disitu. Tidak cuma kesenian, musisi, ataupun tradesman ship, kita sudah mulai masuk ke literasi seperti itu, itu kolaborasi lintas disiplin,” jelas Melody Siagian, Director of Marketing Communications, Senin (04/12/2023).

Sedangkan pada pilar kedua itu adalah Unity in Diversity Guest Experience, dimana aktivitas tamu untuk anak sampai dewasa akan dipromosikan sebagai bentuk dari budaya Indonesia. 

“Jadi semisal mereka datang lobby ambassador itu setiap dua bulan mereka mengenakan baju adat yang berbeda dari dari daerah Indonesia,” jelasnya lagi.

Tak hanya satu atau dua bulan, konsep tersebut pun akan terus berlanjut hingga satu tahun kedepan, diantaranya seperti mengangkat tujuh main regions Indonesia dari Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Papua, Maluku, sampai Nusa Tenggara. 

“Jadi kita tidak hanya mengangkat Bali saja, kita ingin menunjukkan ke tamu mancanegara bahwa Indonesia kaya, tidak hanya Bali,” tegasnya.

Lanjut, pada pilar ketiga The Apurva Kempinski Bali bekerjasama dengan yayasan edukasi sekolah tinggi untuk memberikan peluang bagi anak-anak belajar, sehingga anak-anak yang belajar di Apurva akan siap terfasilitasi, para pelajar pun dapat belajar ataupun magang dengan lebih baik.

Yang keempat The Apurva Kempinski Bali terdapat sustainability, sehingga pada tahun 2023 ini pihaknya sudah mulai membangun pondasi untuk sustainabilitas untuk tahun 2024 mendatang.

Istimewanya lagi, di The Apurva Kempinski juga memiliki hydroponic garden di atas atau di rooftop, hydroponic itu sekarang sudah menghasilkan setiap bulannya 120 kg pakcoy yang akhir nya kita pakai di Chinese Restaurant tersebut.

“Jadi ada beberapa inisiatif yang sudah kita lakukan untuk sustainability gitu, kita juga kerjasama dengan mobil elektrik atau listrik yang digerakkan tenaganya pakai tenaga surya juga pakai surya panel. Itu adalah part of sustainability, tahun 2024 kita perdalam lagi sustainability,” paparnya.

Terakhir, pada pilar yang kelima adalah disability, dimana The Apurva Kempinski Bali akan selalu memberikan peluang atau kesempatan yang sama bagi teman-teman yang disabilitas, salah satunya seniman Vincent Prijadi yang sebelumnya mendapatkan penghargaan di Amerika. 

“Kita memberikan ruangan kesempatan yang sama dengan teman disabilitas ini,” ucapnya.

“Jadi The Apurva Kempinski Bali ini kita ingin, kita tidak kayak memberikan oh promo liburan akhir tahun atau promo valentine gitu enggak sih, kita kampanyenya yang mempromosikan Indonesia gitu. Kita berdiri di tahun 2019 bulan Februari, tahun depan kita pas 5 tahun, dan kita akan meluncurkan marketing yang baru pasti Powerful Indonesia Bhinneka Tunggal Ika,” tutupnya. uci

Berita Terbaru

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini warga di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi…

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pasca anjloknya harga telur, kini giliran peternak ayam pedaging (broiler) di Ngawi juga bernasib sama dan terancam gulung tikar.…

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Para pedagang alat tulis kian sumringah menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Pasalnya, di momen tersebut para orang tua bersama…

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai salah satu langkah strategis untuk perlindungan sistem layanan digital pemerintah di tengah meningkatnya ancaman serangan…

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun  ‎

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun ‎

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegagalan Pemerintah Kota Madiun meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai menjadi sin…