Agar Tepat Sasaran, Pemdes Ketimang Gelar Musdesus Penerima BLT-DD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Musdesus penerima BLT - DD, di pendopo kantor Desa Ketimang Kecamatan Wonoayu
Kegiatan Musdesus penerima BLT - DD, di pendopo kantor Desa Ketimang Kecamatan Wonoayu

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dengan agenda Validasi dan Finalisasi data bagi keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT - DD).

Kegiatan Musdesus dipimpin langsung oleh Kepala Desa (Kades) Ketimang, H Abdul Wahab  tersebut, dihadiri oleh jajaran perangkat desa,  ketua RT, RW, lembaga desa, kader TP - PKK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa dan pendamping lokal desa.

“Musdesus tersebut dalam rangka memvalidasi penerima BLT - DD,” ujar Abdul Wahab, saat ditemui di kantornya, Senin (4/12/2023).

Ia menambahkan, untuk keluarga penerima manfaat (KPM) yang sudah didata selanjutnya divalidasi dalam Musdesus. Harapannya agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan lainya.

“Dan bagi warga penerima bantuan PKH, BPNT, kartu prakerja, Bansos atau lainnya, tidak berhak menerima BLT - DD ini, " ujarnya.

Selain itu, Kades Abdul Wahab, juga mengungkapkan bahwa, data tersebut berdasarkan hasil konfirmasi ulang kelapangan terkait masyarakat penerima bantuan di luar dari anggaran dana desa (DD). Sebab pemberian BLT - DD bagi KPM tersebut bersumber anggaran dari (DD).

“Pendataan dilakukan oleh relawan yang berbasis RT-RW dan data tersebut selanjutnya akan diverifikasi melalui Musdesus serta disepakati oleh Pemdes dan BPD kemudian dituangkan dalam Peraturan Kepala desa (Perkades),” ungkapnya.

Tak hanya itu, Abdul Wahab juga menjelaskan bahwa, Musdesus tentang validasi KPM BLT - DD ini  perlu dilakukan agar bantuan yang diberikan kepada warga tersebut tepat sasaran dan tidak menimbulkan fitnah.

“Dengan demikian seluruh warga akan bisa merata menerima bantuan dari pemerintah,” pungkasnya. jum

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…