Wujudkan Pemilu 2024 Damai dan Harmonis

Pemkot Kediri Ikuti Webinar Penguatan Nilai Sejarah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Bangsa Indonesia sebentar lagi akan menggelar Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024. Untuk mewujudkan pesta demokrasi yang berjalan secara damai dan harmonis, Senin (4/12) Pemkot Kediri mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan PUM (Pemerintahan Umum) dengan tema “Pentingnya penguatan nilai – nilai sejarah dalam rangka mewujudkan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 yang damai dan harmonis”.

Menurut Direktur Bina Ideologi Karakter dan Wawasan Kebangsaan Kemendagri, Drajat Wisnu Setyawan menyampaikan bahwa sejarah merupakan sebuah rangkaian peristiwa yang didalamnya termuat peristiwa baik maupun buruk. Hal-hal yang termuat didalamnya memang tidak bisa dirubah namun dapat menjadi guru yang baik. Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, sejarah kebangsaan memiliki peranan sebagai pangkal identitas bangsa. “Sejarah bangsa merupakan suatu perspektif yang akan membentuk pola perilaku dan sikap masyarakat Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Drajat menambahkan untuk itu diperlukan pemahaman yang tepat tentang sejarah kebangsaan agar nilai -nilai luhur yang terkandung didalam sejarah dapat teraplikasi dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Selain itu pemahaman nilai – nilai sejarah bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan. “Ketika sejarah bangsa terpelihara dengan baik dan terjaga eksistensinya, maka setiap generasi akan mengetahui bagaimana kedaulatan bangsanya diperjuangkan. Sehingga akan menumbuhkan rasa penghormatan dan kebanggaan terhadap bangsanya,” imbuhnya.

Sementara dalam konteks Pemilu, pemahaman yang baik tentang sejarah kebangsaan dapat menjadi salah satu pijakan bagi bangsa Indonesia untuk menghadapi tantangan dan ancaman dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024. “Semakin tinggi kesadaran masyarakat tentang sejarah kebangsaan, maka akan timbul kemauan untuk mempertahankan eksistensi NKRI sebagai hasil pengorbanan para pejuang. Salah satu contohnya diwujudkan oleh masyarakat melalui kesadaran untuk menciptakan Pemilu dan Pilkada serentak yang aman, damai, dan harmonis,” ucap Drajat. Dengan kegiatan webinar yang telah dilaksanakan, Drajat berharap upaya pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait dapat menciptakan suasana Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 dengan damai dan harmonis di seluruh pelosok Indonesia.

Di tempat terpisah, Kepala Kesbangpol Kota Kediri, Bagus Hermawan tak memungkiri di era digital ini sangat banyak berita hoax atau ujaran kebencian kepada suatu kelompok yang dapat memecah persatuan bangsa Indonesia terutama saat mendekati penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada. Dinamika yang diakibatkan aktivitas politik saat Pemilu dan Pilkada memang sudah sangat terasa. “Jika kita tetap biarkan maka akan terjadi perpecahan di masyarakat. Perpecahan inilah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak – pihak yang kontra dengan ideologi bangsa yaitu Pancasila,” tuturnya.

Untuk itu, Pemkot Kediri melibatkan semua pihak tak terkecuali tokoh agama di Kota Kediri untuk menyampaikan nilai-nilai sejarah kebangsaan terutama sejarah Kota Kediri secara informatif, efisien, dan efektif kepada target sasaran yang dituju. Selain itu dalam dunia pendidikan, sekolah juga dituntut untuk mengenalkan para anak didiknya tempat -  tempat bersejarah di Kota Kediri yang mengandung nilai – nilai luhur untuk menanamkan rasa persatuan dan kesatuan. “Agar generasi penerus bangsa mengetahui bagaimana perjuangan dalam merebut kemerdekaan, pengorbanan, serta semangat cinta tanah air para pejuang yang terekam dalam sejarah dapat menanamkan dan mengikat rasa persatuan dan kesatuan dalam diri mereka,” pungkas Bagus.

Dalam  webinar tersebut, Ditjen Politik dan PUM menghadirkan dua narasumber, yaitu praktisi sejarah Prof. Anhar Gonggong dengan tema paparan Pentingnya pemahaman nilai-nilai sejarah serta Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Sejarah Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Linda Sunarti dengan tema paparan Pentingnya pemetaan situs-situs atau tempat-tempat bersejarah. kominfo

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…