DKPP Sumenep, Layangkan Surat Teguran Poktan, Gapoktandes Tengedan Batu Putih Angkat Bicara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Gapoktandes Tengedan Batu Putih Kab. Sumenep, Niwa bersama, Nurul Jannah, Ketua KWT. Ar-Raudah desa Tengedan Batu Putih Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Ketua Gapoktandes Tengedan Batu Putih Kab. Sumenep, Niwa bersama, Nurul Jannah, Ketua KWT. Ar-Raudah desa Tengedan Batu Putih Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tengedan Batu Putih, angkat bicara soal raibnya bantuan Traktor Roda empat untuk kelompok Wanita tani (KWT) Ar-raudah Desa Tengedan Kecamatan Batu putih Kab. Sumenep.

Saat ditemui awak media, Niwa,  mengaku, pihaknya telah mendapat aduan dari KWT. Ar raudah, Perihal Surat yang dikirim oleh Kepala Dinas ketahanan Pangan dan pertanian (DKPP)  Kab. Sumenep.

Adapun surat yang dikirim oleh Dinas itu, pada tanggal 27 November, ditujukan, kepada Nurul Jannah selaku Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Ar-Raudhah, yang merupakan binaan Gapoktandes Desa Tengedan Kecamatan Batu Putih Kab. Sumenep.

" Adapun isi teguran surat kepada KWT itu karena diduga, ketua KWT. AR-Raudah sebagai penerima bantuan Traktor Alsintan Roda empat, bulan Agustus lalu, dan diduga dilenyapkan"

Sehingga, kata dia, keberadaan Alsintan Traktor roda empat itu dipertanyakan oleh DKPP Kab. Sumenep, karena pada saat monitoring dilakukan oleh pihak Dinas, keberadaan bantuan tersebut sudah tidak berwujud. Ungkapnya

Informasi yang berkembang, kata Niwa, Traktor roda empat itu, ternyata tidak dimanfaatkan oleh ketua KWT  Ar Raudah dan anggotanya, melainkan ditengarai oleh oknum yang berkedok dibalik penyaluran bantuan Traktor tersebut.

Namun sambungnya, DKPP Kab. Sumenep, tidak mau tahu akan keterlibatan oknum dibalik penerima bantuan Traktor tersebut, pihak Dinas memberi Deadline waktu satu bulan kepada KWT. Ar Raudah untuk dapat mengembalikan Traktor itu untuk dimanfaatkan oleh kelompok penerima bantuan tersebut. Ungkapnya

Bahkan kata dia, pihaknya, Selaku ketua Gapoktandes Tengedan Batu Putih, meminta agar KWT. Ar Raudah bertanggung jawab atas barang yang sudah dihibahkan kepada kelompoknya, agar tidak menuai kontroversi di kemudian hari. Pungkasnya

Saat di klarifikasi kepada ketua KWT. Ar Raudah, Nurul Jannah, pihaknya mengaku hanya mengikuti instruksi dari seseorang untuk mendapatkan bantuan Traktor tersebut.

"Saya tidak tahu menahu urusan bantuan itu Mas, hanya pada awalnya sertifikat kelompok diminta oleh seseorang untuk mendapatkan bantuan, saya kasih, lalu pada bulan agustus kemarin saya dan keluarga di suruh ke Gudang di Manding untuk mengambil bantuan Traktor, lalu saya di foto disana sebagai penerima"

Setelah itu kata dia, Traktor itu dibawa oleh seseorang entah kemana, dan pada saat dilakukan monitoring dari pihak Dinas, saya di minta kembali untuk berfoto di rumah seseorang tersebut, baru setelah itu saya tidak tahu lagi keberadaan Traktor itu kemana. Jelasnya

"Saya tidak tahu benar Mas, sekarang yang bermasalah itu kelompok saya dengan Dinas, makanya saya ingin sebelum jatuh tempo dari Dinas barang itu sudah ada disini, walaupun nantinya sudah ada saya titipkan di Ketua Gapoktandes atau kepala Desa, saya takut mas" 

Apalagi sambungnya, di desa sudah diketahui, jika kelompok saya sebagai penerima manfaat Traktor Roda empat. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …