DKPP Sumenep, Layangkan Surat Teguran Poktan, Gapoktandes Tengedan Batu Putih Angkat Bicara

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 12 Des 2023 16:36 WIB

DKPP Sumenep, Layangkan Surat Teguran Poktan, Gapoktandes Tengedan Batu Putih Angkat Bicara

i

Ketua Gapoktandes Tengedan Batu Putih Kab. Sumenep, Niwa bersama, Nurul Jannah, Ketua KWT. Ar-Raudah desa Tengedan Batu Putih Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tengedan Batu Putih, angkat bicara soal raibnya bantuan Traktor Roda empat untuk kelompok Wanita tani (KWT) Ar-raudah Desa Tengedan Kecamatan Batu putih Kab. Sumenep.

Saat ditemui awak media, Niwa,  mengaku, pihaknya telah mendapat aduan dari KWT. Ar raudah, Perihal Surat yang dikirim oleh Kepala Dinas ketahanan Pangan dan pertanian (DKPP)  Kab. Sumenep.

Baca Juga: Pengamat Politik Asal Sumenep, Apresiasi Putusan DKPP untuk KPU RI

Adapun surat yang dikirim oleh Dinas itu, pada tanggal 27 November, ditujukan, kepada Nurul Jannah selaku Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Ar-Raudhah, yang merupakan binaan Gapoktandes Desa Tengedan Kecamatan Batu Putih Kab. Sumenep.

" Adapun isi teguran surat kepada KWT itu karena diduga, ketua KWT. AR-Raudah sebagai penerima bantuan Traktor Alsintan Roda empat, bulan Agustus lalu, dan diduga dilenyapkan"

Sehingga, kata dia, keberadaan Alsintan Traktor roda empat itu dipertanyakan oleh DKPP Kab. Sumenep, karena pada saat monitoring dilakukan oleh pihak Dinas, keberadaan bantuan tersebut sudah tidak berwujud. Ungkapnya

Informasi yang berkembang, kata Niwa, Traktor roda empat itu, ternyata tidak dimanfaatkan oleh ketua KWT  Ar Raudah dan anggotanya, melainkan ditengarai oleh oknum yang berkedok dibalik penyaluran bantuan Traktor tersebut.

Namun sambungnya, DKPP Kab. Sumenep, tidak mau tahu akan keterlibatan oknum dibalik penerima bantuan Traktor tersebut, pihak Dinas memberi Deadline waktu satu bulan kepada KWT. Ar Raudah untuk dapat mengembalikan Traktor itu untuk dimanfaatkan oleh kelompok penerima bantuan tersebut. Ungkapnya

Baca Juga: Direktur PT Sinar Megah Indah Perkasa di Sumenep Jadi DPO Polda Jatim

Bahkan kata dia, pihaknya, Selaku ketua Gapoktandes Tengedan Batu Putih, meminta agar KWT. Ar Raudah bertanggung jawab atas barang yang sudah dihibahkan kepada kelompoknya, agar tidak menuai kontroversi di kemudian hari. Pungkasnya

Saat di klarifikasi kepada ketua KWT. Ar Raudah, Nurul Jannah, pihaknya mengaku hanya mengikuti instruksi dari seseorang untuk mendapatkan bantuan Traktor tersebut.

"Saya tidak tahu menahu urusan bantuan itu Mas, hanya pada awalnya sertifikat kelompok diminta oleh seseorang untuk mendapatkan bantuan, saya kasih, lalu pada bulan agustus kemarin saya dan keluarga di suruh ke Gudang di Manding untuk mengambil bantuan Traktor, lalu saya di foto disana sebagai penerima"

Baca Juga: Ciptakan Masyarakat Kondusif Jelang Pemilu, para Tim Relawan Gelar Materi Kebersamaan

Setelah itu kata dia, Traktor itu dibawa oleh seseorang entah kemana, dan pada saat dilakukan monitoring dari pihak Dinas, saya di minta kembali untuk berfoto di rumah seseorang tersebut, baru setelah itu saya tidak tahu lagi keberadaan Traktor itu kemana. Jelasnya

"Saya tidak tahu benar Mas, sekarang yang bermasalah itu kelompok saya dengan Dinas, makanya saya ingin sebelum jatuh tempo dari Dinas barang itu sudah ada disini, walaupun nantinya sudah ada saya titipkan di Ketua Gapoktandes atau kepala Desa, saya takut mas" 

Apalagi sambungnya, di desa sudah diketahui, jika kelompok saya sebagai penerima manfaat Traktor Roda empat. Pungkasnya. AR

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU