Perkara Pengaturan Skor Tahun 2018, Baru Dilimpahkan ke Kejaksaan Desember 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Empat orang tersangka kasus dugaan judi online terkait pertandingan sepakbola di Indonesia yang berhasil ditangkap berinisial S, DR, L, dan TRR. Sementara tiga lainnya masih buron.  
Empat orang tersangka kasus dugaan judi online terkait pertandingan sepakbola di Indonesia yang berhasil ditangkap berinisial S, DR, L, dan TRR. Sementara tiga lainnya masih buron.  

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ini sudah ditetapkan delapan orang tersangka  kasus pengaturan skor (match fixing). Kasus ini terjadi dalam pertandingan di Liga 2  2018 lalu. Berkas kasus tersebut baru dikirim ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Berkas perkara kasus ini telah kami kirimkan kembali kepada pihak kejaksaan agung 7 Desember. Kami sedang menunggu pelimpahan berkas P21," kata Wakabareskrim Polri yang juga Ketua Satgas Anti Mafia Bola, Irjen Asep Edi Suheri, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (13/12/2023).

Delapan tersangka tersebut terdiri dari penerima dan pemberi suap. Salah satu tersangka berstatus buron atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Para penerima suap ialah: RP (44) selaku wasit utama; K (35) selaku asisten wasit; R (45) selaku asisten wasit; dan AS (37) selaku wasit cadangan.

Sementara, pemberi suapnya ialah DRN (37) selaku asisten manajer; VW (60) selaku perantara pengatur skor; KM (47) selaku LO wasit; GAS (39) selaku penghubung antara LO wasit dengan tersangka VW yang berstatus DPO.

 

Periksa 8 Orang Ahli

Penyidik Satgas Antimafia Bola Polri telah meminta keterangan dari 8 orang ahli yaitu 6 ahli pidana serta 1 ahli perwasitan dari PSSI dan 1 orang ahli perwasitan dari FIFA yang berlokasi di Penang.

"Kami telah melakukan rekonstruksi sebanyak 97 adegan terkait pertandingan klub X dan Y. Berdasarkan ahli perwasitan terdapat 23 kejanggalan keputusan wasit yang diduga melakukan perbuatan terkait dengan praktik suap menyuap," jelasnya

 

Instruksi Presiden Joko Widodo

Satgas Antimafia Bola Polri ini dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Pembentukan satgas ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo  agar persepakbolaan Indonesia bersih dari mafia.

"Kami telah melakukan rekonstruksi sebanyak 97 adegan terkait pertandingan klub X dan Y. Berdasarkan ahli perwasitan terdapat 23 kejanggalan keputusan wasit yang diduga melakukan perbuatan terkait dengan praktik suap menyuap," jelasnya.

Pengungkapan kasus match fixing berawal dari adanya laporan dari SR sebagai salah satu lembaga penyedia data resmi FIFA yang disampaikan melalui PSSI pada Bulan Juli 2023 tentang adanya dugaan match fixing yang dilakukan oleh salah satu wasit dalam kompetisi Liga 2.

 

Situs Judi SBOTOP

Satgas Antimafia Bola juga mengungkap kasus dugaan judi online terkait pertandingan sepakbola di Indonesia. Polisi menyebut situs judi SBOTOP yang diungkap itu diduga menjadi sponsor salah satu tim bola di Indonesia.

"Berdasarkan hasil penyelidikan situs SBOTOP diduga mensponsori salah satu klub sepakbola di Indonesia dan ini sedang kami lakukan pendalaman," tambah Kasatgas Antimafia Bola yang juga Wakabareskrim, Irjen Asep Edi Suheri.

 

Server di Filipina

Asep mengatakan situs tersebut memiliki server di Filipina. Dia menyebut perputaran uang judi online lewat SBOTOP mencapai Rp 481 miliar dengan 43 ribu member di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dia mengatakan penyidik telah memeriksa 16 saksi dan sejumlah ahli. Pihaknya pun telah menangkap empat orang yang diduga berperan dalam menyediakan rekening sehingga situs judi bola online ini dapat beroperasi.

"Kami telah menangkap empat orang tersangka dengan inisial S, DR, L, dan TRR," ucapnya.

 

Dua Warga Negara China

Dia mengatakan ada tiga orang lainnya yang masih diburu. Dua di antaranya warga negara China. "Masih melakukan pencarian terhadap tiga orang lainnya," ucap Asep.

Asep mengatakan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus ini, mulai dari paspor, ratusan buku rekening, ratusan ATM hingga satu unit apartemen. Selain itu, penyidik juga menyita akun payment gateway situs SBOTOP dengan nilai Rp 5 miliar. n jk/rmc

Berita Terbaru

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik Iwan Susanto menilai keterangan saksi Daffa dan Noer Aflah dalam sidang ketujuh perkara dugaan korupsi dan…

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang diduga d…

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan Universitas Brawijaya (UB) terkait …

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Akui Pernah Titipkan Uang Rp50 Juta Lewat Ajudan…