Kemendag: Indonesia Siap Deklarasikan Diri Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Fashion Show Muslim. SP/ JKT
Ilustrasi. Fashion Show Muslim. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Indonesia sejatinya sudah bersiap mendeklarasikan tahun depan sebagai pusat fesyen modest dunia. Hal tersebut juga dikatakan Kementerian Perdagangan (Kemendag), bahwa Indonesia akan mendeklarasikan diri sebagai pusat fesyen muslim dunia pada 2024.

Salah satu dukungannya adalah dengan mengikutsertakan fesyen dalam negeri untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai pekan fesyen ternama, di antaranya New York Fashion Week, Paris Fashion Week, London Fashion Week, dan Jakarta Muslim Fashion Week.

Dorongan tersebut sejalan dengan upaya terus menerus seluruh pihak untuk memasarkan produk-produk halal Tanah Air ke global. Sehingga pihaknya bersama Bank Indonesia dan Kemenkop UKM terus giat mempromosikan fesyen Indonesia ke level internasional.

“Fesyen muslim kita akan mendeklarasikan tahun depan sesuai dengan amanah perintah Pak Wapres dengan Pak Presiden tentunya bahwa tahun depan kita akan mendeklarasikan menjadi pusat fesyen modest dunia,” kata Didi Sumedi Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag.

Menurutnya, fesyen modest merupakan gaya berpakaian yang menekankan pada penutupan tubuh yang lebih tertutup dan tidak terlalu menampilkan lekuk tubuh yang berlebihan, hal tersebut lantaran gaya fesyen tersebut memadukan nilai-nilai religius dengan fesyen.

“Saya, dari BI juga dan dari Kemnkop UKM mempromosikan terus fesyen-fesyen muslim ke pasar global,” ujarnya, Rabu (20/12/2023).

Ia menegaskan Indonesia ingin mendominasi panggung global, dengan fokus pada pasar-pasar yang dianggap kunci untuk mendukung eksistensi fesyen muslim Indonesia di kancah internasional.

“Kami akan mengangkat modest fashion kita atau muslim fesyen kita di kancah internasional karena kita mengikutinya di platform-platform fashion week dunia yang memang terkenal,” kata Didi.

Menurutnya fesyen modest dan fesyen muslim hanya memiliki perbedaan utama yang terletak pada hijab. Fesyen tanpa hijab disebut fesyen modest , sementara dengan hijab disebut fesyen muslim .

Dengan adanya dukungan tersebut, nantinya Indonesia Fashion Week Modest Fashion dapat diakui di kalender fesyen global dalam menciptakan dampak positif di dunia fesyen internasional. jk-07/dsy

Berita Terbaru

KPK Panggil Plt Walikota Madiun dan Dua Pejabat Pemkot Terkait Kasus CSR dan Pemerasan Maidi  ‎

KPK Panggil Plt Walikota Madiun dan Dua Pejabat Pemkot Terkait Kasus CSR dan Pemerasan Maidi ‎

Senin, 11 Mei 2026 12:54 WIB

Senin, 11 Mei 2026 12:54 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, MADIUN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun Bagus Panuntun dalam penyidikan kasus dugaan pem…

Masuk 10 Besar di Jatim, Dispertahankan Catat Produksi Padi di Ponorogo Capai 7,5 Ton per Hektare

Masuk 10 Besar di Jatim, Dispertahankan Catat Produksi Padi di Ponorogo Capai 7,5 Ton per Hektare

Senin, 11 Mei 2026 12:41 WIB

Senin, 11 Mei 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) setempat mencatat…

Jelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Kota Madiun Naik Tembus Rp80 Juta per Ekor

Jelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Kota Madiun Naik Tembus Rp80 Juta per Ekor

Senin, 11 Mei 2026 12:33 WIB

Senin, 11 Mei 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menjelang Hari Raya Idul Adha yang tinggal beberapa pekan lagi, harga sapi kurban di Kota Madiun mulai mengalami kenaikan menjelang…

Pasca-Muswil, PII Jatim Siapkan Program Strategis Penguatan Kompetensi dan Hilirisasi Industri

Pasca-Muswil, PII Jatim Siapkan Program Strategis Penguatan Kompetensi dan Hilirisasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 12:10 WIB

Senin, 11 Mei 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Usai terpilih kembali sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Jawa Timur periode 2026–2029, Gentur Prihantono San…

Bakal Revitalisasi Pasar Tradisional, Pemkab Sidoarjo Anggarkan Rp 2,3 Miliar

Bakal Revitalisasi Pasar Tradisional, Pemkab Sidoarjo Anggarkan Rp 2,3 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 11:59 WIB

Senin, 11 Mei 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Banyaknya kios kosong hingga persaingan dengan pasar modern menjadi sorotan di Kabupaten Sidoarjo, kini Pemerintah Kabupaten…

Tumbuhkan Inovator Muda, Lumajang Bangun Pembelajaran Teknologi Berkelanjutan

Tumbuhkan Inovator Muda, Lumajang Bangun Pembelajaran Teknologi Berkelanjutan

Senin, 11 Mei 2026 11:26 WIB

Senin, 11 Mei 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai langkah strategis dalam menumbuhkan inovator muda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur membangun ekosistem…