Produk Unggulan Bernilai Jual Tinggi

Masyarakat Desa Tegalmaja Sulap Bambu Jadi Lebih Dari 30 Produk Kerajinan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perajin di Desa Tegalmaja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten sedang menganyam anyaman bambu menjadi produk tas. SP/ BNT
Perajin di Desa Tegalmaja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten sedang menganyam anyaman bambu menjadi produk tas. SP/ BNT

i

SURABAYAPAGI.com, Banten - Lebih dari 30 produk kerajinan anyaman unggulan yang berasal dari bahan bambu mampu disulap kelompok masyarakat Desa Tegalmaja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten menjadi bernilai jual tinggi. Bahkan hingga beromzet Rp 15 juta per bulan.

Diketahui, untuk harga kerajinan anyaman bambu tersebut bervariasi lantaran disesuaikan dari tingkat kesulitannya, mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 100 ribu. Untuk omzet bisa Rp 15 juta per bulan.

Kepala Desa Tegalmaja Muhammad Iksan mengatakan, warga Desa Tegalmaja memang dari dulu sudah pandai menganyam bambu, ditambah mendapat binaan dari BUMDes sehingga fasilitas pengembangan anyaman tersebut terpenuhi. 

"Dari 30 produk yang telah dihasilkan, memiliki produk-produk unggulan yang peminatnya cukup tinggi di pasaran, di antaranya seperti rantang, tempat hampers dan tas," katanya, Rabu (27/12/2023).

Iksan juga berkeinginan mempopulerkan kerajinan anyaman bambu tersebut hingga kancah internasional, sehingga pihaknya turut mengikuti kegiatan pameran seperti di Trade Expo Indonesia untuk menargetkan ekspor produk kerajinan anyaman bambu kelompok masyarakat Desa Tegalmaja.

Sedangkan untuk penjualannya saat ini, pihaknya sudah dikirim ke Bekasi, Cikarang dan Hotel Hawai untuk souvenir, hingga Dubai yang bekerja sama dengan PT Indah Kiat. 

"Peminat dari produk-produk yang dihasilkan oleh Desa Tegalmaja cukup tinggi baik melalui pameran ataupun melalui penjualan online," katanya.

Tak hanya gencar mengikuti event pameran untuk melestarikan budaya tersebut, namun Iksan juga kedepannya akan mengadakan pelatihan untuk anak muda yang ingin mengasah kreativitas dan berinovasi melalui seni bambu. 

"Untuk saat ini baru ada 30 orang dalam satu kelompoknya dan rata-rata ibu-ibu," katanya. bnt-01/dsy

Berita Terbaru

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

SURABAYAPAGI.com – Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Brigjen Pol. Hermawan, menegaskan bahwa f…

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pemerintah saat ini mendorong percepatan pengelolaan sampah nasional dengan m…

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kepala BRIN Arif Satria mengatakan ada hasil penelitian yang mau dipamerkan adalah produk teknologi gas Adsorbed Natural Gas (ANG). “Ada pro…

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

SURABAYAPAGI.com – Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, ada 14.890 barang temuan di berbagai wilayah operasional sepanjang J…

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Konsolidasi hingga tingkat a…

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…