BNN Kabupaten Blitar Ungkap 3 Kasus Peredaran Sabu-sabu dan Merehab 29 Orang Pecandu Sepanjang 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pers release BNN Kabupaten Blitar. SP/Lestariono
Pers release BNN Kabupaten Blitar. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar, Jawa Timur melakukan pers release tahunan. Kali ini BNNK menggelar releasenya terkait, ungkap sabu sabu, rehab pecandu narkoba, juga dari seksi pencegahan lakukan kegiatan penyuluhan di desa dengan tema Giat Desa Bersinar, lakukan tes Urine di berbagai tempat termasuk di Terminal Kota dan Kab Blitar, serta merekap pecandu Narkoba selama 2023 dan jenis rata rata yang dipergunakan para pecandu Narkoba.

Dalam keteranganya oleh Ka BNN Kabupaten Blitar pada wartawan Rabu (27/12) bahwa pihaknya telah menindak tiga kasus peredaran sabu-sabu selama 2023, dari ketiga kasus tersebut pihak BNN Kabupaten Blitar menyita sabu-sabu seberat 10.87 Gram.

 

“Selama 2023 ini kami telah menindak tiga kasus dengan tiga pelaku kesemuanya laki laki dengan barang bukti 10.87 gram sabu, untuk kasus ini sudah divonis beberapa waktu lalu,” kata Ka BNN Kab Blitar dengan pangkat AKBP ini.

Bagus mengatakan, penindakan kasus narkoba yang dilakukan BNN Kabupaten Blitar memang tidak sebanyak dibanding pengungkapan yang dilakukan pihak kepolisian. Sebab, selain penindakan pihaknya juga melakukan pencegahan, pemberdayaan, edukasi masyarakat, dan rehabilitasi serta tes urine di dua terminal kabupaten dan kota bagi pengemudi bus dan sopir truk.

Seperti pencegahan yang dilakukan BNN Kabupaten Blitar antara lain lewat sosialisasi, edukasi, dan pembentukan pegiat anti narkoba. 

"Seperti giat desa bersinar dengan deklarasi anti Narkoba, ada dua desa yaitu di desa Tingal Kec Garum dan desa Kedawung Kec Nglegok, program ketahanan keluarga, juga pembentukan Remaja teman sebaya, serta IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat selain Rehabilitasi," tambah Bagus Hari Cahyono.

Juga BNN Kabupaten Blitar menangani sebanyak 38 orang pecandu yang melakukan rehabilitasi. Dari 38 pecandu tersebut, sebanyak 23 laki laki, 14 perempuan sedang yang satu ditolak.

“Dari 38 orang yang menjalani rehabilitasi paling banyak pecandu sabu-sabu. Lainnya juga ada pecandu pil dobel L. Kalau melihat usia, paling banyak yang menjalani rehabilitasi mulai usia 25-40 tahun, dan paling banyak kedua usia 15-25 tahun, juga kami melakukan tes urine, untuk instansi ada 6 tempat, di lingkungan pendidikan ada 4 tempat serta di lingkungan masyarakat ada 3 tempat," pungkas AKBP Bagus Hari Cahyono. Les

Berita Terbaru

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Setelah 7 tahun kehilangan predikat Wistara pada penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS). Pemerintah Kabupaten Ponorogo tampaknya mulai…

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto memasang 105 unit alat tapping box di sejumlah hotel dan …

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Kota Kediri menggelar aksi damai di depan Kejaksaan Negeri (Kejari)…