Wali Kota Eri Cahyadi: Tak Ada Pungutan Sekolah "Sukarela"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Cak Eri). SP/SURA
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Cak Eri). SP/SURA

i

 

SURABAYAPAGI, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Cak Eri) tegas melarang sekolah maupun komite sekolah meminta pungutan kepada wali murid. Apalagi, memasuki semester 2 tahun ajaran 2022/2023 mendatang.

Wali Kota Cak Eri mengungkapkan, masih sering mendengar berbagai pungutan yang dilakukan sekolah negeri dengan berbagai alasan.

Berdasarkan laporan yang ia terima, pungutan tersebut ada yang mengatasnamakan dewan komite sekolah.

"Misalnya, ada (permintaan) sumbangan sukarela yang diminta sekolah atas persetujuan komite. Saya sudah sampaikan, bahwa di Surabaya tidak ada (penarikan) anggaran itu, apa pun. Baik tarikan secara sukarela maupun tidak, ya jangan!," kata Cak Eri, Rabu (27/12).

"Sekali lagi, tidak alasan apapun untuk meminta kepada murid. Namun, kalau punya rejeki (orang mampu), silakan taruh (memberikan) ke sekolah untuk kepentingan bersama," tegasnya.

Cak Eri mengkhawatirkan, tarikan sukarela ini akan memberatkan wali murid yang kurang mampu.

Menurutnya, alangkah lebih baik apabila para wali murid yang masuk kategori mampu justru memberikan bantuan kepada yang kurang mampu.

"Khoirunnas anfauhum linnas. Ayo menyumbang. (Wali murid) yang mampu silakan urunan. Jangan membebankan pada (sumbangan) sukarela," ucap Cak Eri sembari mengutip hadis tentang kewajiban memberikan kemanfaatan terhadap orang lain.

Permintaan sumbangan yang membebani orang tua wali murid kurang mampu, justru akan menimbulkan masalah baru. Di antaranya, perilaku bullying bagi siswa yang belum membayar.

"Yang nggak nyumbang, nanti diilokne (yang nggak nyumbang, nanti dihina). Yang seperti ini ada Surabaya. Saya sudah sampaikan ini kepada guru," tutur Cak Eri.

Sehingga, Cak Eri berpesan kepada guru maupun kepala sekolah (kepsek) untuk mengedepankan budi pekerti, budaya tolong menolong, dan tenggang rasa.

"Guru menjaga marwahnya pendidikan. Para guru ini yang akan melahirkan pemimpin berkarakter di masa depan. Sehingga, jangan ada menimbulkan persaingan antar siswa," Cak Eri kembali menegaskan.

Ia mencontohkan model tarikan lain yang dilakukan sekolah. Misalnya, permintaan pembayaran untuk kebutuhan wisuda siswa.sb-01/ana

Berita Terbaru

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

SURABAYAPAGI .com: Sejumlah media di Malaysia seperti New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today, The Straits Times dan media dari Inggris BBC ikut…

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Surabaya Pagi - Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua…

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Surabaya Pagi.com  - Memastkan peningkat pelayanan publik terhadap masyarakat Surabaya, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno,melakuan kunjungan kerja …

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), salah satunya dengan mencopit Letjen TNI (Purn) Lodewyk…

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo setelah sampai Indonesia dan pulang Haji lebih cepat demi agenda besar. Dadan dan istrinya yang…

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu…