Anies Kritik Omnibus Law

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anies Baswedan.
Anies Baswedan.

i

SURABAYA PAGI, Jakarta- Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan mengkritik omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja hanya memberikan kemudahan bagi pengusaha-pengusaha besar. Hal tersebut disampaikan Anies di depan para tokoh Tuban dan Bojonegoro di Pondok Pesantren Bahrul Huda, Tuban, Jawa Timur, Jumat, 29 Desember 2023.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bercerita, para nelayan yang dia temui menceritakan sulitnya mengurus perizinan.

"Saya ini membatin, lha wong dibikinin omnibus law, dibikin kemudahan perizinan, itu buat siapa coba?" ucapnya, seperti dipantau dari kanal YouTube Anies Baswedan.

Menurut dia, kemudahan perizinan dalam omnibus law dibuat hanya untuk para pengusaha kelas kakap. Sementara itu, tata niaga mereka yang kecil tidak tersentuh oleh kemudahan itu.

"Ini mau diteruskan atau tidak?" tanyanya kepada para hadirin, yang dijawab "tidak". Dia menuturkan kalau mau mengurus izin, para nelayan harus pergi ke kantor kabupaten, provinsi, hingga pusat.

"Kalau ngurus ke pusat, repotnya setengah mati," ujarnya. Dia mengatakan akan mengubah sistem itu jika menjadi presiden. Dalam programnya, Anies menjanjikan sistem jemput bola di sentra-sentra perikanan untuk memudahkan perizinan. Dia mengatakan itu merupakan wujud bantuan kepada usaha-usaha kecil.

"Kita enggak perlu musuhi yang kuat, tapi yang kecil jangan dibiarkan kecil terus," ujarnya. Sebelumnya dalam dialog dengan para nelayan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, 28 Desember 2023, Anies menyebutkan telah mendengar aspirasi dan masalah yang dihadapi oleh para nelayan.

"Mereka (para nelayan) juga menceritakan tentang perizinan yang buat mereka merepotkan, dan harus mengurus izin berbeda-beda, ada yang di Pemkab, Provinsi," ucap Anies.

Proses perizinan yang ada saat ini, kata Anies, membuat nelayan kewalahan. Oleh sebab itu, ia menjanjikan adanya penyederhanaan dan penyiapan pendekatan jemput bola dalam pengurusan izin.

"Dengan begitu para nelayan tidak perlu pergi jauh-jauh (mengurus perizinan), dan pemerintah yang datang membantu kemudahan," tutur Anies. Selain perizinan, Anies menemukan masalah lain yang dihadapi para nelayan adalah penyediaan solar.

Dia memastikan bahwa masalah solar subsidi khusus untuk nelayan di semua tempat akan menjadi prioritas baginya dan Cawapres Muhaimin Iskandar atau Cak Imin jika dipercaya dan diberi mandat oleh rakyat.jk5

Tag :

Berita Terbaru

Di Tengah Wacana Pengangkatan Staf SPPG Jadi PPPK, Guru SD di Madiun Hanya Digaji Rp250 Ribu Per Bulan

Di Tengah Wacana Pengangkatan Staf SPPG Jadi PPPK, Guru SD di Madiun Hanya Digaji Rp250 Ribu Per Bulan

Senin, 02 Feb 2026 20:49 WIB

Senin, 02 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai P…

Prabowo Akui BUMN Pernah Dipimpin Akal-akalan

Prabowo Akui BUMN Pernah Dipimpin Akal-akalan

Senin, 02 Feb 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyebut ada dana besar dulunya disebar ke seribu perusahaan BUMN. Ini ia menyinggung para pemimpin BUMN…

Presiden Prabowo: Kalau tak Suka Sama Prabowo, Silakan 2029 Bertarung

Presiden Prabowo: Kalau tak Suka Sama Prabowo, Silakan 2029 Bertarung

Senin, 02 Feb 2026 19:09 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengklaim kelompok-kelompok itu sedari awal sudah mengetahui jika mereka dibantu atau didukung oleh…

Menhan Umumkan Prabowo, akan Ganti Semua Direksi Bank Himbara

Menhan Umumkan Prabowo, akan Ganti Semua Direksi Bank Himbara

Senin, 02 Feb 2026 19:07 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bersiap melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…

Interpol Lacak Bos Minyak Berharta Rp 6,8 triliun

Interpol Lacak Bos Minyak Berharta Rp 6,8 triliun

Senin, 02 Feb 2026 19:05 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:05 WIB

Diduga Tinggal di Rumah Istri Mudanya yang Berkekerabatan dengan Keluarga Kerajaan Johor     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - NCB Interpol Indonesia Polri m…

Nadiem Makin Tersudutkan oleh Eks Bawahannya

Nadiem Makin Tersudutkan oleh Eks Bawahannya

Senin, 02 Feb 2026 19:03 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Terdakwa Nadiem Makarim, makin tersudutkan. Senin (2/2), mantan Pejabat Direktorat PPK SMA pada Kemendikbudristek, Dhany Hamiddan…