Beda Sakit Kepala Primer dan Sekunder

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi.com-Surabaya:  Sakit kepala ialah rasa sakit, nyut-nyutan, serta sensasi seperti diikat kencang pada bagian kepala yang terbagi menjadi dua macam yakni primer dan sekunder.

Pada sakit kepala primer, mekanisme penyebabnya belum diketahui pasti. Meski begitu, rasa sakitnya dapat dipicu karena kelelahan, stres, faktor lingkungan, dan sebagainya.

 

Sedangkan sakit kepala sekunder, ialah rasa sakit atau nyeri yang dapat disebabkan karena adanya trauma kepala atau infeksi.

 
 

Berikut ini telah dirangkum Mengerti.id. terkait perbedaan dan kondisi yang dapat memicu serta menyebabkan keduanya.

1. Primer
Berdasarkan jenis sakitnya, tipe ini dibedakan menjadi tiga macam, yaitu tension type headache, migrain, dan cluster headache.

 

Tension type headache
Rasa sakit yang dirasakan berupa tegang atau nyeri seperti ditekan benda berat atau diikat kuat. Dapat terjadi di semua area, dahi, maupun bagian belakang.

Kondisi yang dapat memicu sakit ini ialah karena otot di daerah tersebut dan sekitar leher terlalu tegang atau kaku.

 

Selain itu juga dapat disebabkan karena kondisi yang stres atau pada saat seseorang kurang tidur.

Migrain
Pada jenis sakit ini, biasanya terdapat nyeri berdenyut dan ada indikasi mual hingga muntah yang dialami.

 

Migrain dapat dipicu karena faktor internal seperti stres, hormon, atau kelelahan.

Serta faktor eksternal seperti kondisi lingkungan, paparan cahaya atau sinar yang berlebihan, dan lain-lain.

Cluster headache
Merupakan nyeri klaster yang tajam dan pedih, rasa sakit hanya sebelah di daerah sekitar mata.

Meski kasus ini jarang sekali ditemui, namun kondisi yang dapat menjadi pemicunya antara lain konsumsi alkohol dan kurang tidur.

 

2. Sekunder
Sakit atau nyeri yang disebabkan karena trauma. Misalnya saat seseorang jatuh atau terbentur hingga mengalami cedera pada bagian kepalanya.

Selain itu, kondisi ini juga dapat disebabkan karena faktor lain seperti adanya infeksi pada bagian dalam kepala.

Infeksi tersebut bisa terjadi karena radang selaput otak, gangguan aliran darah yang mengalir ke otak, kanker, maupun tumor otak.

Jika kondisi memberat, tak kunjung hilang, muncul rasa sakit yang tiba-tiba dan cepat dengan sensasi kuat seperti mau pecah, timbul gejala lain seperti tensi naik dan kejang atau lumpuh syaraf, segera periksakan ke dokter.

 

Demikian informasi terkait sakit kepala primer dan sekunder. Jika mengalami gejala-gejala kecil sebaiknya tidak disepelekan karena bisa berbahaya pada kondisi tertentu.na

Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…