Fix, Luas Lahan TPA Randegan Menjadi 5,6 Hektar Bulan Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Wali Kota Moh Ali Kuncoro saat meninjau lahan di TPA Randegan Kota Mojokerto. SP/ DWI
Pj Wali Kota Moh Ali Kuncoro saat meninjau lahan di TPA Randegan Kota Mojokerto. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus mengebut proses perluasan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randegan Kota Mojokerto.

Agar bisa menampung sampah yang mulai over kapasitas, TPA di Kelurahan Kedundung Kecamatan Magersari ini akan diperluas menjadi 5,6  hektare.

"Insyaallah per tanggal 15 Januari 2024, luas lahan TPA akan menjadi 5,6 hektare,  ini sedang kita kebut prosesnya," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto, Amin Wachid, Senin (08/01/2023).

Amin menyebut, kondisi eksisting TPA Randegan saat ini 2,6 hektare. Sehingga perlu perluasan. ’’Ada penambahan 3 hektare. Jadi insyaallah, awal tahun ini TPA kita sudah menjadi 5,6 hektare,’’ ungkapnya.

Terpisah, Pj Wali Kota Mojokerto,.Moh. Ali Kuncoro mengatakan perluasan lahan TPA ini sebagai bentuk pemenuhan luasan TPA yang diamanatkan sesuai peraturan menteri lingkungan hidup, minimal lima hektare.

"Meski kondisi TPA saat ini belum overload, penanganan dan antisipasi pun harus dimulai dari sekarang untuk jangka waktu 10 tahun ke depan," tegasnya.

Sesuai data, volume sampah yang masuk ke TPA ini dalam sehari mencapai 60 sampai 70 ton. Kebanyakan timbunan sampah itu berasal dari limbah organik rumah tangga capai 70 persen dan sisanya sampah seperti limbah plastik, kertas, logam dan kaca. 

"Sehingga dibutuhkan penanganan yang serius dan tepat agar tidak memunculkan persoalan di kemudian hari. Tak terkecuali, perluasan TPA Randegan sebagai upaya pengembangan dalam penanganan sampah," ujarnya.

Masih kata Mas Pj, selain perluasan, juga dilakukan perbaikan sistem pengelolaan sampah di TPA sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

"Ini agar tidak mengganggu kenyamanan warga yang berada di area TPA," tukasnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya juga berupaya agar TPA Randegan tidak hanya memiliki nilai tambah sebagai destinasi wisata lingkungan dan edukasi, tapi juga bisa menghasilkan energi yang terbarukan. 

"Kini kita sedang menggali gagasan, bagaimana memanfaatkan TPA ini sebagai sumber energi terbarukan," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …