Cek Pemanfaatan Aset Daerah, Pj Wali Kota Ali Kuncoro Sidak 4 Lokasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Wali Kota Ali Kuncoro saat sidak ke gedung workshop alas kaki surodinawan. SP/ DWI
Pj Wali Kota Ali Kuncoro saat sidak ke gedung workshop alas kaki surodinawan. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Peniabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro menekankan pentingnya optimalisasi aset daerah untuk memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mojokerto yang mencapai Rp 235 miliar. 

Hal itu diungkapkannya saat melakukan sidak ke Gedung Workshop Alas Kaki dan Gedung Raw Material Surodinawan. Serta Rusunawa Cinde dan Rumah Lansia, Senin (08/01/2023).

"Aset-aset milik Pemkot Mojokerto perlu dioptimalisasi pemanfaatannya. Diantaranya gedung workshop alas kaki, gedung raw material surodinawan, rusunawa cinde dan rumah lansia ini," tegas Mas Pj Ali sapaan bekennya.

Saat sidak tersebut, Ia melihat gedung Workshop Alas Kaki dan Raw Material benar-benar sudah dimanfaatkan sesuai fungsinya. 

"Kalau gedung workshop dimanfaatkan untuk magang jahit upper sepatu maklon dari salah satu brand. Untuk peserta magang yang sudah bagus kualitas jahitannya dibayar Rp 65-70 ribu/hari, sehari rata-rata  20 orang, kalau ada IKM membutuhkan tukang jahit mereka direkrut," terangnya.

Selain itu, gedung megah tersebut juga dimanfaatkan untuk pelatihan lainnya. Bahkan halamannya juga dioptimalkan untuk pelatihan pemasaran produk khusus nya makanan dan minuman.

"Gudang Raw Material di belakang Puskesmas Blooto, gedung ini juga dimanfaatkan untuk penyimpanan peralatan metrologi legal dan berbagai macam pelatihan. Artinya dua gedung yang berada dibawah kendali Diskopukmperindag ini sudah optimal pemanfaatannya," tukasnya.

Masih kata Ali, optimalisasi aset Pemkot ini dapat meningkatkan keberhasilan pembangunan dan juga dapat memperbaiki pelayanan publik. 

Karena pendapatan asli daerah diterima langsung oleh daerah dan akan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Barang milik daerah apabila dikelola dengan baik dapat memberikan peluang bagi pemanfaatan dan juga peningkatan PAD serta meningkatkan fasilitas publik," tuturnya.

Namun jika tidak dikelola dengan semestinya, keberadaan aset justru menjadi beban biaya karena sebagian dari aset membutuhkan biaya perawatan dan pemeliharan serta akan terjadi penurunan nilai seiring dengan perjalan waktu. Dwi

Berita Terbaru

Kinerja APBN Mojokerto Raya Terjaga Baik Ditengah Guncangan Ekonomi Global

Kinerja APBN Mojokerto Raya Terjaga Baik Ditengah Guncangan Ekonomi Global

Selasa, 28 Apr 2026 10:25 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 10:25 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kondisi carut marut perekonomian global dampak dari perang di timur tengah tak membuat kinerja APBN Mojokerto Raya…

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK!  ‎

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK! ‎

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pengembang dan pengurus STIKes dalam kasus dugaan pemerasan yang…

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…