Bantuan PIP untuk SMA Diduga Jadi Bancaan Sekolah, LPH RI Lakukan Kajian ke Kacabdindik Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua LPH RI Jatim, Drs. Ec. Moh. Anwar, SH saat berada di depan Kantor Kacabdindik Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Ketua LPH RI Jatim, Drs. Ec. Moh. Anwar, SH saat berada di depan Kantor Kacabdindik Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Ketua LPH RI Jatim, Drs. Ec. Moh. Anwar, SH, mengaku menerima aduan dari wali siswa terkait adanya Dugaan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2022-2023 disalah satu SMA di Kab. Sumenep yang diduga jadi bancaan oknum sekolah.

Menurut, Anwar keterlambatan pencairan yang diduga jadi bancaan itu dikarenakan pihak sekolah tidak segera memproses pencairan bantuan PIP tahun 2022 untuk SMA di Kab. Sumenep, sampai tahun 2023 

"Bantuan PIP itu semestinya diberikan kepada siswa sesuai dengan tahun anggaran, jika melangkahi tahun anggaran, muncul dugaan adanya dugaan yang dimainkan antara pihak sekolah dan pihak Bank"

Ia juga menjelaskan, pihaknya sebenarnya tidak ingin menyoal adanya bantuan PIP untuk SMA, namun karena merasa ada tekanan dari pihak penerima yang katanya anaknya dimintai keterangan, namun tidak menerima bantuan. Jelasnya

"Kemarin wali siswa itu mendatangi rumah saya dan menceritakan, jika anaknya menerima bantuan PIP itu tahun anggaran 2022, sementara anaknya sekarang sudah keluar dari sekolah dan bekerja di Jakarta"

Jadi, kata Anwar, pihaknya hanya ingin mempertanyakan perihal keterlambatan bantuan yang sudah dianggarkan di tahun 2022 namun baru bisa diambil di tahun anggaran 2023 bahkan sekarang sudah masuk tahun 2024.

"Aduan delik perkara dari wali siswa itu akan saya kembangkan ke Dinas dan pihak Bank selaku pengelola bantuan PIP itu untuk siswa, untuk dapat mengungkap permainan antara pihak sekolah dengan Bank"

Meski diketahui kata Anwar, Bantuan yang diterima langsung oleh siswa itu masih dibilang rentan bermasalah, karena adanya administrasi yang diajukan pihak sekolah dilakukan secara mandiri maupun kolektif, jadi perlu adanya pengembangan atas dasar temuan.

Dikatakan Anwar, kelalaian administrasi di sekolah menjadi memicu atas keterlambatan pencairan PIP, ini bagian dari menelantarkan kewajiban dan hak bagi pelajar yang membutuhkan bantuan dari pemerintah tersebut.

Selain itu kata dia, ada dugaan permainan data dari sekolah ke pihak Bank, sehingga dana dari kementrian yang sudah turun ke Pihak Bank itu sengaja diendapkan dulu.

"Kita akan terus lakukan kroscek untuk menemukan siapa yang bermain di balik keterlambatan pencairan bantuan PIP untuk siswa, dan kita akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan mata rantai pencairan uang PIP "  

Apapun alasannya, sebuah keterlambatan pada proses pengambilan bantuan PIP itu, menjadi bancaan oknum yang tak bertanggung jawab, kita akan cari tahu itu semua. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi kemarin, usai Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed)…

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - The Pokemon Company membawa kabar menggembirakan bagi para penggemar aplikasi Pokemon Trading Card Game Pocket di Tanah Air. Mereka…

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), H. Roberia mengatakan telah…

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Urusan buang sampah yang sering diabaikan masyarakat kini mendatangkan cuan bagi banyak anak muda di China. Layanan ini menjelma jadi tren…

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, memilih bungkam saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media. Peristiwa tersebut terjadi…

Proyek Giant Sea Wall di Pantura, Tahun 2027 Dibangun

Proyek Giant Sea Wall di Pantura, Tahun 2027 Dibangun

Jumat, 18 Sep 2026 08:52 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:52 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pembangunan giant sea wall di Pantai Utara (Pantura) Jawa akan menjadi proyek strategis besar pemerintah. Proyek ini akan menyelamatkan…