Home / Ekonomi dan Bisnis : Permudah Mobilitas Masyarakat dan Logistik

Proyek Pembangunan Terowongan Bawah Laut IKN Dibangun Tahun 2025

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 09 Jan 2024 10:52 WIB

Proyek Pembangunan Terowongan Bawah Laut IKN Dibangun Tahun 2025

i

Ilustrasi terowongan bawah laut di IKN buah kerja sama dengan Korea Selatan. SP/ KLM

SURABAYAPAGI.com, Kalimantan - Tahap proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara semakin menakjubkan. Salah satunya, desain proyek terowongan bawah laut atau immersed tunnel yang akan mulai dikerjakan pada tahun 2024 ini, sedangkan pengerjaanya akan dikebut pada tahun 2025 sebagai salah satu proyek jangka panjang.

"Setelah 2024 targetnya. Itu kan yang sisi timur. Kita akan lakukan desain tahun ini," jelas Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian, Selasa (09/01/2024).

Baca Juga: Pemerintah Siapkan 15 hingga 25 Juta Bibit Pohon, Wujudkan Reforestasi Ramah Lingkungan di IKN

Terowongan bawah laut ini merupakan metode yang umum digunakan untuk menggantikan jembatan melalui wilayah perairan yang lebar. Desain terowongan dirancang dalam bentuk boks dengan panjang antara 1-1,5 kilometer (km) dan disiapkan untuk menjadi bagian dari Seksi 4 Jalan Tol Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Kedepannya, jalan tol tersebut akan berbentuk seperti terowongan bawah laut yang akan mengkoneksikan Kota Balikpapan dan IKN. Menghubungkan dua kota ini menjadi sangat penting dikarenakan Kota Balikpapan merupakan salah satu kota besar yang berada di Provinsi Kalimantan Timur.

Diharapkan, dengan adanya terowongan bawah laut ini akan mempersingkat waktu tempuh, seperti mobilitas masyarakat maupun logistik antara IKN dan Kota Balikpapan. 

Hal itu karena saat ini, waktu yang dibutuhkan dari IKN menuju Balikpapan berkisar dua jam perjalanan darat. Dengan adanya proyek terowongan bawah laut ini maka waktu tempuh kini hanya 30 menit saja.

Baca Juga: Proyek Tol IKN Diam-diam Sudah Dibangun, Unik Didesain Ada Penyeberangan Bagi Satwa Liar

Sebelumnya, proyek itu dinilai berpotensi mengancam lingkungan, termasuk habitat Pesut Mahakam. Namun, menurut Hedy, perancangan konsep terowongan bawah laut IKN telah melalui analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) guna meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

"Kan ada namanya amdal, itu sudah ada protapnya. Pembangunan itu pasti ada yang terancam. Kita bangun ini (jalan tol) kan ada yang terancam," jelasnya.

Adapun Kementerian PUPR menargetkan pembangunan infrastruktur dasar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Tahap 1 di Kalimantan Timur, termasuk bangunan kantor pemerintahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) selesai pada 2024.

Baca Juga: Horee, Istana Negara dan Hotel Nusantara di IKN Siap Digunakan untuk Upacara 17 Agustus 2024

Hingga saat ini, perkembangan konstruksi infrastruktur dasar IKN tahap 1 telah mencapai 62,65 persen dan seluruh kegiatan masih terjaga dari sisi jadwal pelaksanaan (on schedule).

Proyek IKN Nusantara terus dikebut. Seperti diketahui, proyek IKN menjadi salah satu simbol dari pemerataan pembangunan Indonesia. Dengan adanya IKN, diharapkan investasi tidak terpusat di Pulau Jawa. klm-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU