Kakak-Adik, Otaki Carok Massal di Bangkalan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua pelaku yang menjadi otak carok massal di Bangkalan, pada Jumat malam yang menewaskan 4 orang, ditangkap Polres Bangkalan.
Dua pelaku yang menjadi otak carok massal di Bangkalan, pada Jumat malam yang menewaskan 4 orang, ditangkap Polres Bangkalan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam carok massal yang terjadi di Desa Bumi Anyar kecamatan Tanjung Bumi pada Jumat (12/1/2024) malam yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia.

Dua orang yang dijadikan tersangka merupakan adik-kakak, mereka adalah Hasan Busri (40) dan Moh. Wardi (34). keduanya merupakan warga Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan kejadian bermula saat pelaku hendak menghadiri tahlilan di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan. Lalu di tepi jalan ia bertemu dengan korban MTA yang melaju kencang menggunakan motor.

"Motifnya karena tersinggung. Jadi pelaku menegur korban, namun korban tidak terima dan menantang balik pelaku," imbuhnya.

Febri menjelaskan, semula pelaku H hanya sendirian menegur korban lantaran mengendarai motor dengan kencang dan lampu motornya menyorot ke arah pelaku. Korban yang berboncengan dan membawa celurit, langsung berhenti dan memaki pelaku. Bahkan, sempat memukul dan menantang pelaku untuk duel.

Menerima tantangan, pria tersebut bergegas pulang dengan tujuan mengambil sajam di rumahnya. Di tengah jalan menuju rumahnya, pria itu bertemu dengan saudaranya, lalu diajaknya untuk meladeni tantangan duel yang diterimanya.

"Mereka langsung bergegas menenmui pihak penantang duel. Setibanya di lokasi cekcok, sudah ada 4 orang dari pihak penantang, keduanya langsung membabi buta dalam duel sengit 4 orang melawan 2 orang berujung maut pada 4 orang itu," papar Febri.

Sebanyak empat orang tewas dalam peristiwa carok massal itu. Masing-masing berinisial MTD asal Desa Larangan, MTJ asal Desa Larangan, NJR Asal Desa Larangan, dan HFD asal Desa Banyuanyar.

Menurut Kapolres, dari empat orang itu, dua diantaranya merupakan kakak-adik, yakni MTD dan MTJ.

"Keempat korban sedang dilakukan autopsi di RSUD Syamrabu. Kami juga sudah menahan kedua tersangka," pungkasnya.

Dari kejadian itu, polisi mengamankan BB atau barang bukti berupa 1 jaket levis abu-abu, sebilah celurit, 1 potong kemeja biru, dan 2 potong sarung.

"Ya, BB didapat alat yang digunakan korban maupun pelaku dan pakaian yang dikenakan saat perkelahian 2 lawan 4 orang," ungkapnya.

Kerena perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP, dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara. ban/ham/rmc

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…