Ekspor Edamame Premium Jember Melejit ke India dan Timur Tengah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komoditas edamame hasil budidaya di Kabupaten Jember, Jawa Timur. SP/ JMR
Komoditas edamame hasil budidaya di Kabupaten Jember, Jawa Timur. SP/ JMR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Wilayah Kabupaten Jember yang dikenal dengan komoditas edamame kualitas premium kini sudah melejit dan populer hingga ke sejumlah pasar di Asia Tenggara, India, dan Timur Tengah karena dinilai sebagai salah satu produk makanan yang sehat dan berkualitas tinggi.

Kabupaten Jember dikenal sebagai daerah produksi edamame yang cukup tinggi dan memiliki potensi yang cukup baik di sektor pertanian dengan hampir 70 persen penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.

Head of Business Support PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT) Rahmad Hidayat Yusuf di Kabupaten Jember mengatakan, jika pihaknya pada kuartal kedua dan ketiga 2023, lanjut dia, pihaknya mengekspor edamame dan mukimame (edamame kupas) ke India yang merupakan capaian baru dalam ekspor komoditas tersebut.

"Pasar ekspor ke India dan Timur Tengah mulai tumbuh seiring meningkatnya popularitas edamame di daerah tersebut sebagai salah satu makanan sehat," jelasnya, Jumat (19/01/2024).

Dengan lokasi pabrik seluas 1,7 hektare yang telah dilengkapi dengan fasilitas modern, perusahaan pangan berbasis agribisnis itu memproduksi edamame berkualitas tinggi dan memiliki kapasitas produksi terpasang 6.000 ton per tahun untuk produk sayuran beku dengan kapasitas proses Individual Quick Freezing (IQF) sebesar 3 ton/jam.

Selain itu, pihaknya juga memberdayakan para petani melalui program kemitraan budidaya edamame dan menyediakan lapangan pekerjaan untuk lebih dari 539 karyawan dan lebih dari 5.000 tenaga kerja di seluruh rantai pasok

"Kami berkomitmen mengembangkan industri edamame di Indonesia dan memperluas pasar ekspornya. India merupakan pasar yang potensial untuk produk edamame Indonesia dengan meningkatnya permintaan konsumen India akan produk-produk makanan sehat," ungkap Rahmad.

Tak hanya di India dan Timur Tengah, pihaknya telah mengekspor edamame beku itu ke beberapa negara di Asia sejak 2021, namun ekspor terbesar berada di Jepang.

"Hal itu membuktikan kualitas produk kami mampu memenuhi persyaratan ketat pasar internasional dan kami yakin bahwa produk edamame Indonesia memiliki potensi tinggi untuk menembus pasar global," katanya.

Ia berharap bisa terus meningkatkan ekspor edamame berkualitas tinggi, serta berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional. Karena prospek komoditas kedelai Jepang itu sangat bagus di pasar internasional.

"Kami akan melakukan penetrasi pasar ke negara-negara di Eropa dan kawasan Timur Tengah dan pasar Asia juga masih menjadi sasaran utama," ujarnya.

Sebagai informasi, penjualan domestik edamame beku pada 2023 meningkat 4 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yaitu lebih dari 70 ton. Untuk 2024, perusahaan pangan berbasis agribisnis di Jember itu menargetkan produksi edamame beku berkualitas tinggi kurang lebih 2.500 ton.

Selain itu, tahun ini GMIT yang merupakan anak perusahaan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk itu berharap dapat menjajaki perluasan pasar global untuk komoditas edamame dan sayuran beku okra. jmr-01/dsy

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…