Ekspor Edamame Premium Jember Melejit ke India dan Timur Tengah

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 19 Jan 2024 10:28 WIB

Ekspor Edamame Premium Jember Melejit ke India dan Timur Tengah

i

Komoditas edamame hasil budidaya di Kabupaten Jember, Jawa Timur. SP/ JMR

SURABAYAPAGI.com, Jember - Wilayah Kabupaten Jember yang dikenal dengan komoditas edamame kualitas premium kini sudah melejit dan populer hingga ke sejumlah pasar di Asia Tenggara, India, dan Timur Tengah karena dinilai sebagai salah satu produk makanan yang sehat dan berkualitas tinggi.

Kabupaten Jember dikenal sebagai daerah produksi edamame yang cukup tinggi dan memiliki potensi yang cukup baik di sektor pertanian dengan hampir 70 persen penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.

Baca Juga: Pengurus DPC Jember Tuntut Try Sandi Dipecat dari Partai Demokrat

Head of Business Support PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT) Rahmad Hidayat Yusuf di Kabupaten Jember mengatakan, jika pihaknya pada kuartal kedua dan ketiga 2023, lanjut dia, pihaknya mengekspor edamame dan mukimame (edamame kupas) ke India yang merupakan capaian baru dalam ekspor komoditas tersebut.

"Pasar ekspor ke India dan Timur Tengah mulai tumbuh seiring meningkatnya popularitas edamame di daerah tersebut sebagai salah satu makanan sehat," jelasnya, Jumat (19/01/2024).

Dengan lokasi pabrik seluas 1,7 hektare yang telah dilengkapi dengan fasilitas modern, perusahaan pangan berbasis agribisnis itu memproduksi edamame berkualitas tinggi dan memiliki kapasitas produksi terpasang 6.000 ton per tahun untuk produk sayuran beku dengan kapasitas proses Individual Quick Freezing (IQF) sebesar 3 ton/jam.

Selain itu, pihaknya juga memberdayakan para petani melalui program kemitraan budidaya edamame dan menyediakan lapangan pekerjaan untuk lebih dari 539 karyawan dan lebih dari 5.000 tenaga kerja di seluruh rantai pasok

"Kami berkomitmen mengembangkan industri edamame di Indonesia dan memperluas pasar ekspornya. India merupakan pasar yang potensial untuk produk edamame Indonesia dengan meningkatnya permintaan konsumen India akan produk-produk makanan sehat," ungkap Rahmad.

Baca Juga: Cek Mikrofon, Anggota PPS di Jember Tewas Tersengat Listrik

Tak hanya di India dan Timur Tengah, pihaknya telah mengekspor edamame beku itu ke beberapa negara di Asia sejak 2021, namun ekspor terbesar berada di Jepang.

"Hal itu membuktikan kualitas produk kami mampu memenuhi persyaratan ketat pasar internasional dan kami yakin bahwa produk edamame Indonesia memiliki potensi tinggi untuk menembus pasar global," katanya.

Ia berharap bisa terus meningkatkan ekspor edamame berkualitas tinggi, serta berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional. Karena prospek komoditas kedelai Jepang itu sangat bagus di pasar internasional.

Baca Juga: Ratusan Napi di Jember Nyoblos di TPS Khusus

"Kami akan melakukan penetrasi pasar ke negara-negara di Eropa dan kawasan Timur Tengah dan pasar Asia juga masih menjadi sasaran utama," ujarnya.

Sebagai informasi, penjualan domestik edamame beku pada 2023 meningkat 4 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yaitu lebih dari 70 ton. Untuk 2024, perusahaan pangan berbasis agribisnis di Jember itu menargetkan produksi edamame beku berkualitas tinggi kurang lebih 2.500 ton.

Selain itu, tahun ini GMIT yang merupakan anak perusahaan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk itu berharap dapat menjajaki perluasan pasar global untuk komoditas edamame dan sayuran beku okra. jmr-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU