Jelang Momen Nataru, KAI Daop 9 Jember Sediakan 144.504 Tempat Duduk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Ramainya suasana di KAI Daop 9 Jember menjelang momen libur Nataru 2025/2026. SP/ JBR
Ilustrasi. Ramainya suasana di KAI Daop 9 Jember menjelang momen libur Nataru 2025/2026. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menjelang momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember telah menyediakan sebanyak 144.504 tempat duduk, menindaklanjuti tingginya animo masyarakat di momen tersebut.

"Kami menyediakan totalnya 144.504 tempat duduk selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru. Kapasitas itu didukung oleh operasional armada yang dimaksimalkan untuk mengakomodasi tingginya animo masyarakat," kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro, Selasa (02/12/2025).

Pasalnya, antusiasme masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api sudah terlihat signifikan karena tercatat sebanyak 41.361 tiket telah terjual untuk keberangkatan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru.

Sehingga, KAI Daop 9 Jember akan mengoperasikan total 26 perjalanan kereta api, yang terdiri dari 24 KA reguler dan 2 KA fakultatif yaitu KA Mutiara Timur Tambahan relasi Ketapang – Surabaya Gubeng PP untuk liburan akhir tahun.

"Terdapat dua kereta api yang menjadi favorit penumpang sejauh ini yakni KA Probowangi relasi Ketapang – Surabaya Gubeng yang paling diminati dengan penjualan mencapai 11.794 tiket. Disusul oleh KA Sritanjung relasi Ketapang – Lempuyangan yang telah terjual sebanyak 10.275 tiket," katanya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol dan aturan demi kenyamanan bersama, penumpang diharapkan selalu mematuhi arahan petugas baik di stasiun maupun di atas kereta serta segera melakukan pemesanan tiket jauh-jauh hari mengingat tiket untuk tanggal favorit dan KA favorit cepat habis terjual.

"Cek kembali barang bawaan, pastikan tiket dan identitas diri lengkap, serta barang bawaan tidak melebihi aturan bagasi yang ditetapkan," katanya. jr-01/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Jaringan Nasional, Trafik Data Indosat Tumbuh Double Digit Selama Nataru 2025–2026

Perkuat Jaringan Nasional, Trafik Data Indosat Tumbuh Double Digit Selama Nataru 2025–2026

Kamis, 08 Jan 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 20:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mencatat peningkatan trafik data nasional yang signifikan sepanjang tahun 2025, seiring d…

Difitnah, Prabowo Mulai Kutip Ayat al-Qur'an

Difitnah, Prabowo Mulai Kutip Ayat al-Qur'an

Kamis, 08 Jan 2026 19:40 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, mulai mengutip ayat al-Qur'an berkaitan dengan fitnah. "Kemarin pada waktu retret, salah satu yang…

Prabowo Tertegun Hitung Medali Emas Martina, Atlit Triatlon

Prabowo Tertegun Hitung Medali Emas Martina, Atlit Triatlon

Kamis, 08 Jan 2026 19:37 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 19:37 WIB

Peraih Perak, Perunggu dan Pelatih Berbonus Total Rp 465 miliar      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir tiba me…

Hakim Ad hoc Walk Out saat Sidang, MA Janji Naikan Tunjungannya

Hakim Ad hoc Walk Out saat Sidang, MA Janji Naikan Tunjungannya

Kamis, 08 Jan 2026 19:33 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim ad hoc tindak pidana korupsi (tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Mahpudin, keluar atau walk out saat…

Jaksa Kejagung 'Marah' ke Nadiem dan Pengacaranya

Jaksa Kejagung 'Marah' ke Nadiem dan Pengacaranya

Kamis, 08 Jan 2026 19:31 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung, 'marah' ke  mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode …

Kementerian Haji Berada di Titik-titik Kritis

Kementerian Haji Berada di Titik-titik Kritis

Kamis, 08 Jan 2026 19:30 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak akui sekarang ini pihaknya berada di titik-titik kritis.  "Proses …