Bejat, Ayah Kandung di Sidoarjo Cabuli Anaknya Sendiri yang Masih Berusia 3,5 Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ayah diduga pelaku pencabulan anak kandung. SP/ SDA
Foto ayah diduga pelaku pencabulan anak kandung. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Nasib naas harus melanda seorang balita berusia 3,5 tahun yang berinisial MHY di Sidoarjo. Pasalnya balita tersebut mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta dicabuli ayahnya sendiri.

Seorang ayah yang notabene nya harus melindungi anaknya, justru memperlakukan anaknya sendiri secara tidak manusiawi. Pria bejat yang berusia 25 tahun tersebut bahkan mencabuli anaknya yang masih balita saat sang istri MYP (26) tengah mengandung 9 bulan.

MYP mengatakan, kelakuan bejat suaminya itu terungkap saat sang buah hati mengeluh sakit di area kelamin. Saat MYP hendak mengajak korban untuk keluar beli minuman. Sebelum diajak keluar, MYP menyuruh korban untuk buang air kecil terlebih dahulu.

“Saat saya mencoba membasuh alat vitalnya, dia kesakitan berteriak dan menangis histeris, dia mengatakan bahwa alat vitalnya sakit," ucap MYP, Minggu (21/01/2024).

Kondisi tersebut membuat ibu korban kaget karena ada hal yang mencurigakan dengan melihat secara langsung sang anak sampai merangkak berjalan menahan sakit. Oleh polisi, MYP bersama anaknya memeriksakan diri ke dokter. Benar saja, dokter menyatakan selaput darah sang anak robek dan mengalami pendarahan. 

"Saat itu anak saya dijemput MHY terduga pelaku untuk menginap tiga hari dua malam. Karena kami sudah pisah rumah saya sering dipukuli. Pas anak saya dipulangkan, saya curiga kok jalannya terpincang-pincang pas menjalani visum kata dokter alami pendarahan dan selaput daranya robek," ungkap MYP.

Dia juga mengungkapkan sang anak akhirnya berterus terang jika apa yang dialaminya itu akibat perbuatan MHY, notabene ayah kandung korban. Karena semakin curiga, MYP kemudian menyalakan flash handphonenya agar memudahkan untuk melihat keadaan alat vital sang anak sebenarnya.

"Saya melihat alat vital anak saya, mulut alat vitalnya berwarna merah serta mengeluarkan cairan putih yang bukan urine kemudian saya lap dengan tissue. Lalu saat saya mencoba membuka alat vitalnya, dia masih histeris dan menangis," tuturnya.

Hasil pemeriksaan medis yang didapat MYP, dokter menerangkan bahwa ukuran lubang alat vitalnya memang berbeda dari ukuran sewajarnya dan menyarankan agar korban segera dibawa ke spesialis kandungan.

“Sambil menunggu antrian di klinik saya coba tanya ke anak saya apa yang terjadi, bagaimana bisa alat vitalnya sakit dan dia menceritakan dengan bahasanya bahwa alat vitalnya dimasukin pipis ayah. Saya langsung bergegas untuk ke Polresta Sidoarjo untuk membuat laporan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Inspektur Satu Tri Novi Handono saat dikonfirmasi perihal laporan kasus dengan nomor : LPB/497/X/2023/JATIM/RESTA SDA tersebut menegaskan bahwa penanganan masih dalam tahap penyidikan. sda-01/dsy

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…