Kebakaran di Desa Jadung Sumenep, Pemilik Rumah Tidak Tahu Harus Melapor Kemana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua LPH RI Jatim saat mengunjungi rumah Rofii di Desa Jadung Dungkek Sumenep, korban kebakaran. SP/Ainur Rahman
Ketua LPH RI Jatim saat mengunjungi rumah Rofii di Desa Jadung Dungkek Sumenep, korban kebakaran. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kebakaran yang terjadi di Desa Jadung kecamatan Dungkek Kab. Sumenep, beberapa hari yang lalu, menyita perhatian publik, dan sampai saat ini belum terungkap penyebab dari adanya kebakaran tersebut.

Diketahui, pemilik rumah kebakaran, bernama Rofi'i pekerja sekaligus pengusaha kuwadi dan tata rias pengantin di desa Jadung Kecamatan Dungkek, Kab. Sumenep.

Menurut informasi, Peristiwa terjadi pada saat semua keluarga besar Rofii, menghadiri acara mantenan saudaranya di kota Banyuwangi, lalapan si jago merah telah meluluhlantakkan rumahnya dan membakar Mobil berikut Mesin Genset miliknya.

Saat diklarifikasi terkait terjadinya kebakaran, Rofi'i pemilik rumah tersebut, mengatakan, Jika peristiwa itu terjadi tengah malam sekitar pukul 02  malam, saat itu ia mengaku ditelpon oleh tetangganya, kalau rumahnya sudah terbakar.

"Pada saat saya terima telpon, kalau rumah saya kebakaran, saya sempat kaget, yang terpikirkan saya adalah kedua orang tua saya yang kurang sehat, kemudian, perjuangan tetangga yang ikut memadamkan kobaran api"

Ia menjelaskan, pihaknya sangat terharu, karena tetangganya sangat peduli dan kompak membantu, sementara diakui dirinya, pihaknya belum bisa berbuat banyak kepada tetangganya, artinya saya berhutang jasa mas. Ungkapnya

"Mendengar insiden kebakaran rumah saya, yang pertama saya tanyakan kondisi orang tua saya, setelah ada info jika kondisi orang tua saya sudah diamankan oleh warga' baru saya tenang, istri saya juga tenang"

Kalau masalah barang-barang yang sudah terbakar, sambungnya, tidak menjadi soal, semuanya hanya titipan, semuanya akan kembali kepada pemilikNya, hanya yang menjadi beban moral adalah keselamatan jiwa. Jelasnya

"Barang yang hilang masih bisa dicari, tapi jika nyawa yang melayang sudah tak bisa bersama lagi, makanya saya lebih fokus kepada nasib orang tua saya saat itu"

Dengan kejadian itu, kata dia, pihaknya semakin sadar, betapa pentingnya hidup rukun bersama tetangga, membangun keakraban bersaudara, dan saling menjaga tali silaturahmi.

"Jujur Mas, sampai saat ini, bathin saya menangis pada saat melihat bentuk ikhlasnya para tetangga yang peduli membantu memadamkan api yang berkobar kala itu, saya hanya berpikir, bagaimana saya bisa membalas kebaikan mereka"

Ia berharap, semoga dengan peristiwa yang terjadi dapat saling menguatkan antara hubungan persaudaraan baik dengan tetangga lebih-lebih kepada sesama umat beragama. Pungkasnya

Sementara, sebagai bentuk dari kepedulian terhadap masyarakat,  lembaga perlindungan hukum, LPH RI Jatim,  Drs. ec. Moh. Anwar, SH mengaku prihatin kepada masyarakat yang tersandung musibah kebakaran tersebut.

Pihaknya bersama tim investigasi mengunjungi lokasi kebakaran di desa Jadung kecamatan Dungkek Kab. Sumenep, selain memberikan semangat dan perlindungan hukum, Anwar yang dikenal sebagai advokasi hukum, meminta Bupati Sumenep untuk dapat membantu meringankan beban mereka.

"Setidaknya ada perhatian dari pemerintah Kab. Sumenep, atas insiden kebakaran yang menimpa Rofii dan keluarganya, makanya kita bantu untuk menyampaikan hal ini kepada pak Bupati"

Meski pemilik rumah, tidak mau hal ini di publish, karena ini adalah bentuk perhatian saya sebagai lembaga perlindungan hukum di Kab. Sumenep. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…