Sindir Pejabat Berkampanye 2 Jari Pakai Fasilitas Negara, Cak Imin: Memalukan, Biar Rakyat Menilai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua PKB sekaligus Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin. SP/ JKT
Ketua PKB sekaligus Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin kembali menyindir perihal kampanye menggunakan fasilitas negara. Pasalnya, beredar video yang memperlihatkan seseorang mengacungkan simbol dua jari dari dalam mobil Kepresidenan atau RI 1 saat ditumpangi Jokowi dan ibu Negara Iriana.

"Kalau menggunakan fasilitas negara itu yang membahayakan, jangan berkampanye menggunakan fasilitas negara, memalukan," kata Cak, Jumat (26/01/2024).

Diketahui, kala itu Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi sedang melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah pada Selasa, 23 Januari 2024. Namun, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini enggan menanggapi lebih jauh mengenai video yang memperlihatkan simbol dua jari dari dalam mobil Kepresidenan. Ia pun menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai video tersebut.

"Ya rakyat pasti sudah cerdas menilai, biarkan rakyat menilai dan presiden memilih posisi yang dihormati atau tidak," ucap Cak Imin.

Sebelumnya, dalam video yang viral di media sosial tampak rombongan presiden melintas di jalanan. Masyarakat terlihat berdiri di pinggir jalan. Mulanya, patwal melintas terlebih dahulu. Kemudian, mobil berplat merah bertulisan 'INDONESIA' melintas.

Video tersebut diunggah oleh salah satu akun X @29Ferguso. Meski kualitas gambarnya kurang jelas, tetapi terlihat ada tangan dengan memberi simbol dua jari dari mobil tersebut.

Pada sebuah rekaman video beredar, tampak rombongan konvoi kendaraan kepresidenan melewati sebuah jalan yang dipenuhi warga. Mereka yang berkumpul, ada yang berteriak kata Ganjar-Mahfud. 

Meski tidak balas menjawab, tampak sebuah tangan keluar dan mengacung ke atas melalui kaca belakang dengan memberikan simbol dua jari. Menjawab apa maksud dan simbol dua jari tersebut, Jokowi yang dikonfirmasi awak media di Jakarta menjawab dengan singkat.

"Menyenangkan," kata Jokowi.

Awak media pun coba memperjelas arti dari kata menyenangkan yang dimaksud presiden. Menurut dia hal itu berkaitan dengan momen bertemu rakyat. 

"Ya menyenangkan, kalau bertemu masyarakat kan menyenangkan," jawab kepala negara dengan senyum. jk-08/dsy

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…