Tewasnya Santri di Ponpes TA

Pihak Keluarga Didampingi Pengacaranya Datangi Polres Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keluarga korban didampingi pengacara saat mendatangi Polres Blitar. SP/Lestariono
Keluarga korban didampingi pengacara saat mendatangi Polres Blitar. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Atas tewasnya MAR 14 Santri Ponpes.TA di wilayah Kecamatan Sutojayan Kab Blitar terus berlanjut, kali ini pihak keluarga korban didampingi 4 pengacaranya untuk melakukan pendampingan agar kasus tewasnya MAR terus untuk di usut tuntas sampai ke pengadilan. 

Hal itu disampaikan Galuh Refi Susanto SH pada Surabaya Pagi setelah melakukan klarifikasi sekaligus melaporkan atas peristiwa tersebut di Polres Blitar.

"Hari ini (Jumat 26 Januari 2024) kami melakukan koordinasi dan klarifikasi atas kasus meninggalnya korban (MAR 14) kepada pihak polisi agar kasus ini diusut tuntas sesuai aturan hukum," kata Galuh bersama 3 rekannya di Polres Blitar.

Sementara Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Reza Pahlevi menerangkan untuk kasusnya terus ditindaklanjuti.

"Tetap kita tindaklanjuti atas peristiwa tersebut dan telah kita tetapkan 17 pelaku, karena para tersangka di bawah umur, maka dilakukan pemeriksaan oleh Unit PPA, dan mereka tidak ditahan, selain keluarganya kooperatif juga di bawah umur, dan mereka dikenakan absen, yang didampingi oleh pihak keluarganya," terang AKP Reza Pahlevi.

Perlu diketahui peristiwa pengeroyokan yang terjadi di Ponpes TA di Kec Sutojayan pada Rabu 3 Januari 2024 mengakibatkan MAR salah satu santri meninggal dunia yang dituduh melakukan pencurian uang milik teman temanya, kini proses hukum terus berjalan, dan pihak ponpes kooperatif pada prosedur hukum yang berjalan, dan akan melakukan pendampingan.

"Kami dalam pendampingan keluarga korban, akan terus melakukan dan mengikuti perkembangan kasus ini sesuai aturan hukum, kami percaya Polres Blitar dalam  proses hukum sampai tuntas atas kasus ini," pungkas Galuh Redi Susanto SH MH yang didampingi ke 3 rekanya yakni Budi Risal SH, Marsudi SH dan Reno Asnafi SH. Les

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…