Jatim Akan Dapat Tambahan Kuota Pupuk Subsidi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Jawa Timur akan mendapatkan tambahan alokasi pupuk subsidi.SP/JATI
 Jawa Timur akan mendapatkan tambahan alokasi pupuk subsidi.SP/JATI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Provinsi Jawa Timur akan mendapat tambahan kuota pupuk subsidi dari Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian. Mengingat Indonesia menambah kuota import pupuk sebanyak 2,5 juta ton.

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Subianto mengaku saat ini pemerintah sedang memproses tambahan impor pupuk 2,5 juta ton pupuk yang nantinya disubsidi untuk petani. Sebelumnya, Indonesia mengimpor pupuk sebanyak 4,7 juta ton. Impor pupuk 2,5 juta ton tersebut tercantum dalam surat Kementerian Pertanian nomor B-05/RC 210/B/01/2024 tertanggal 12 Januari 2024.

Subianto menjelaskan, kebutuhan nasional pupuk mencapai 9,5 juta ton. Dengan adanya impor 4,7 juta ton ditambah 2,5 juta ton, maka masih ada kekurangan 2,3, juta ton. "Untuk pupuk, Indonesia mendapat tambahan 2,5 juta ton dari alokasi dari yang sudah, lewat surat Kementerian 4,7 juta ton. Sekarang mendapat tambahan 2,5 juta ton,"kata  Subianto dikonfirmasi, Jumat (26/1).

Dia optimis dengan adanya tambahan kuota impor pupuk, Jawa Timur akan mendapatkan tambahan alokasi pupuk subsidi. Dimana saat ini kuota pupuk subsidi untuk Jatim hanya 900.000 ton yang terbagi pupuk urea sebanyak 574.347 ton, dan NPK mencapai 389.357 ton. "Insya Allah Jawa Timur akan ada tambahan yang saat ini alokasinya hanya sekitar 900.000 ton. Ini ada tambahan dari 2,5 juta ton," ucapnya.

Subianto berjanji akan terus mendorong pemerintah, terutama pada presiden yang baru nanti agar ada tambahan kuota pupuk lagi. Mengingat kebutuhan real pupuk 9,5 juta secara nasional. Maka, untuk mewujudkan swasembada pangan, pemerintah Indonesia harus menjamin ketersediaan pupuk sesuai kebutuhan para petani.

"Komisi B berikhtiar, bagaimana kebutuhan 9,5 juta ton itu terpenuhi karena kalau tanpa dukungan pemerintah pusat atau DPR pusat alokasi pupuk tidak akan bisa terpenuhi dan Kita yakin kalau pupuknya keluar swasembada tidak akan tercapai," pungkasnya .sb/ana

Berita Terbaru

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pada 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, bakal menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk membangun tempat pemrosesan…

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal segera mengoperasikan 18 mikrobus baru, sehingga pihaknya akan memperbarui armada angkutan…

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam memperkuat pengelolaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah…

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo — Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), sempat tinggal selama sekitar empat bulan di Yasmaga Guest House, J…

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menindaklanjuti maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, bakal tegas…

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus dugaan penyekapan calon Asisten Rumah Tangga (ART) di kawasan Jalan Kedung Anyar, Kelurahan Sawahan, saat…