Jelang Tahun Baru Imlek, Perajin Lilin Ukir Banjir Pesanan Tembus Ekspor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu perajin lilin ukir, Dedy Wirabuana tengah memamerkan lilin karyanya. SP/ BLT
Salah satu perajin lilin ukir, Dedy Wirabuana tengah memamerkan lilin karyanya. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Permintaan akan lilin ukir menjelang perayaan tahun baru Imlek meningkat. Salah satunya, perajin lilin ukir Dedy Wirabuana, warga Kelurahan Tlumpu, Kota Blitar, Jawa Timur, yang mengaku dirinya mulai dibanjiri pesanan konsumen.

Menurutnya, permintaan lilin ukir karyanya selalu banyak diminati tak hanya menjelang perayaan imlek saja, namun juga perayaan besar lainnya. Ia bahkan mengaku punya pelanggan yang selalu memesan lilin ukir buatannya. 

Tidak hanya diminati masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, lilin ukir karya Dedy pun sudah menembus pasar luar negeri (ekspor). Permintaan kebanyakan dari luar Blitar. Beberapa lilin buatannya juga sudah terjual ke luar negeri seperti Inggris, Malaysia, bahkan Singapura.

Sementara itu, saat menjelang perayaan Imlek 2024, sekitar 100 batang lilin dibuatnya dengan berbagai macam model dan ukuran. Ia kini menyelesaikan permintaan yang masih menumpuk.

"Ini mendekati angka 100 rata-rata per bulan. Permintaan yang besar sebagian saat event, Imlek, Natal juga," jelasnya, Selasa (30/01/2024).

Lebih lanjut, untuk membuat lilin ukir, awalnya bahan-bahan untuk membuat lilin dipanaskan. Setelah dingin, dimasukkan ke cairan pewarna satu per satu sesuai dengan warna yang diinginkan. Setelah agak mengeras, lilin kemudian bisa diukir sesuai dengan keinginan,

Ia mengungkapkan usahanya ini sebenarnya sudah lama, namun sempat vakum setelah dirinya merantau ke luar Pulau Jawa. Hingga kemudian, ia kembali dan banyak yang menanyakan dan pada November 2023 kembali menekuni usahanya ini.

Untuk membuat kerajinan itu, ia juga berkolaborasi dengan seniman dari Kota Blitar. Hasilnya, kerajinan lilin ukir yang dibuatnya lebih bervariatif.

Sedangkan saat disinggung masalah harga, Dedy mengatakan jika lilin buatannya ini beragam, mulai dari Rp 12 ribu per batang hingga Rp120 ribu per batang, tergantung ukuran dan tingkat kesulitan pembuatan ukirannya. Ia pun juga optimis ke depan akan terus berkembang, apalagi pasar kreativitas saat ini mulai berkembang. blt-01/dsy

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…