Ketua DPC Sumenep: Macita Bukan Ormas Politik tapi Wadah Aspirasi Kerakyatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RB. Mohammad Faisol Sadamih, S. Sos saat ditemui reporter Surabaya pagi Sumenep. SP/Ainur Rahman
RB. Mohammad Faisol Sadamih, S. Sos saat ditemui reporter Surabaya pagi Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep -  Ketua Masyarakat cinta tanah air (Macita) Perwakilan Daerah Kab. Sumenep, RB. Muhammad Faisol Sadamih, S.Sos kepada media ini, menegaskan, jika Macita bukanlah ormas politik melainkan wadah aspirasi kerakyatan untuk Indonesia.

Menurutnya, aspirasi masyarakat perlu disampaikan serius, agar pemerintah yang duduk di parlemen dapat memperhatikan kepentingan masyarakat, seperti kebutuhan masyarakat bawah seperti para petani dan pekebun. Tegasnya

"Saya katakan kepada masyarakat di Kab. Sumenep, jika Macita bukan ormas politik, melainkan serap aspirasi masyarakat pinggiran untuk parlemen yang duduk di birokrasi pemerintahan, baik daerah maupun pusat"

Jadi sama sekali tidak memiliki kepentingan politik, makanya masyarakat diberikan kesadaran dalam berpolitik sesuai dengan pilihan dan hati nuraninya.

Hanya, kata dia, masyarakat dihimbau agar mematuhi peraturan dan undang-undang demi menjaga kestabilan yang kondusif bersama dilingkungan masyarakat.

"Di dalam berpolitik, masyarakat diharapkan tetap menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan agar tercapainya sebuah harapan bersama di dalam membangun NKRI"

Keamanan yang dimaksud, kata Faisol, adalah tercapainya keamanan dan kesejahteraan bersama dalam membangun kerakyatan Republik Indonesia, tentu didalam segala bidang. Jelasnya

Oleh karenanya, Macita dibentuk sebagai langkah konkrit untuk masyarakat pinggiran di dalam menyatukan pikiran secara visi dan misi untuk negara berkebangsaan indonesia.

"Di Kabupaten sumenep, Macita memiliki kepengurusan di tingkat kecamatan dan perwakilan desa, sebagai serapan aspirasi dari segala hal, baik lambatnya infrastruktur di desa-desa atau pendampingan terhadap BPD di desa setempat"

Dengan berorganisasi dan bergabung dengan Macita akan membantu masyarakat luas dalam memberikan kesadaran hidup dalam bersosial dan bernegara. Ungkapnya

Makanya sambung Faisol, Macita selalu memberikan pelayanan prima dalam setiap aduan dan delik perkara hukum, melalui pengurus di 27 Kecamatan dan 330 Desa yang ada di kabupaten sumenep. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…