Bus Rombongan Kader Partai Hanura Terguling dan Hantam Pembatas Jalan di Tol Ngawi, 3 Orang Tewas

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 04 Feb 2024 12:51 WIB

Bus Rombongan Kader Partai Hanura Terguling dan Hantam Pembatas Jalan di Tol Ngawi, 3 Orang Tewas

i

Bus Rombongan Kader Hanura Kecelakaan di Tol Ngawi, Minggu (04/02/2024). Mokhamad Dofir/ Viva Jatim

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebuah bus yang membawa rombongan kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) seusai pulang kampanye terguling  di Tol Ngawi-Solo, masuk Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (04/02/2024) pukul 07.30 WIB.

Kejadian itu awalnya juga turut diunggah di media sosial Instagram, oleh akun @icws_infocegatanwilayahsragen. ”Breaking News Kecelakaan maut pagi ini di Tol Solo - Ngawi KM 544a (masuk area Kedunggalar, Ngawi). Infonya perjalanan pulang rombongan Bus Kader Partai sehabis dari GBK Jakarta,” tulis akun tersebut, dilihat Minggu (04/02/2024).

Baca Juga: Santer Wacana Hak Angket Kecurangan Pilpres 2024, Jimly: Ini Cuma Gertak-gertak Politik Saja

Kronologi kecelakaan tunggal tersebut berawal saat Bus Efa Transjaya yang mengangkut 50 kader tersebut melaju dari arah barat ke timur melintas di KM 554.600_A Jalan Tol Solo-Ngawi. Saat melintas di lajur lambat, sopir bus berniat mendahului truk di depan nya. Namun karena kurang antisipasi, sopir bus menabrak median lalu terguling dan terseret sampai menghantam pagar pembatas jalan. 

Supatmo salah satu penumpang selamat mengatakan, bus mengangkut Satgas Hanura dari Jakarta menuju Surabaya usai mengikuti kegiatan kampanye di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (03/02/2024).

”Kami dari Jakarta abis ikut kegiatan di GBK. Ini lagi perjalanan pulang,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, saat peristiwa ia duduk di barisan kursi bus paling belakang. Dia pun tak mengetahui pasti penyebab kecelakaan dan tiba-tiba bus terguling.

Baca Juga: Rela Jual 2 Mobil Demi Danai Kampanye, Dede Sunandar 'Siap Stres' Hanya Dapat 10 Suara

”Posisi saya lagi tidak tidur, sadar jadi merasakan saat kecelakaan. Saya tidak tahu gimana kejadiannya tapi tiba-tiba sudah kecelakaan. Saya langsung berupaya selamatkan diri dengan teman-teman, keluar bus lewat kaca jenderal yang pecah,” katanya.

Dalam insiden tersebut, terdapat 3 korban tewas. Kedua korban meninggal dunia adalah Catur Pancoro (47) warga Tulangan Sidoarjo, Hadi umar F (21) warga Mojo Lebak Mojokerto, Aditya Sapulete (38) warga Cungkup Pucuk Lamongan.

Baca Juga: Mendag Dorong Konsumsi Beras SPHP, Warga: Rasanya Kurang Enak, ‘Anyep’

Sedangkan, belasan penumpang juga mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Sebagian korban luka kini menjalani perawatan di RS Widodo Ngawi. Pihak Satlantas Polres Ngawi masih menangani kejadian kecelakaan tersebut.

“Benar. Ini saya masih di TKP,” tegas Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Ngawi Ipda Yudi Irawan. ngw-01/dsy

Editor : Desy P.

BERITA TERBARU