Rakor Forkopimda dan Forkopimcam se - Kabupaten Lamongan Zero Kampanye

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 06 Feb 2024 19:34 WIB

Rakor Forkopimda dan Forkopimcam se - Kabupaten Lamongan Zero Kampanye

i

Bupati Lamongan saat memimpin rakor jelang pemilu bersama Forkopimda, Forkopimcam dan tiga pilar Desa/Kelurahan. SP/MUHAJIRIN

Aparatur Pemerintah Diminta Netral dan Siap Ciptakan Pemilu Nyaman 

 

Baca Juga: Bupati Meminta Pramuka di Lamongan Harus Visioner 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Adanya kekhawatiran masyarakat kalau rapat koordinasi Forkopimda - Forkopimcam, dan Tiga Pilar Desa/Kelurahan dalam rangka mensukseskan sukses pemilu 2024 di Lamongan akan dijadikan ajang kampanye untuk salah satu Paslon Presiden dan Wakil Presiden akhirnya tidak terbukti.

Acara yang digelar di Gedung Lamongan Sport Center pada, Selasa (6/2/2023) tersebut, berlangsung khidmat dan semua aparatur pemerintah, mulai ASN, TNI Polri hingga pemerintah desa diminta mensukseskan gelaran demokrasi lima tahunan, dengan bersikap netral tidak memihak salah satu calon untuk suksesnya pesta demokrasi.

Bupati Yuhronur Efendi dalam kesempatan itu mengungkapkan pihaknya meminta semua aparatur pemerintah untuk netralitas dalam pemilu. "Saya minta aparatur pemerintah untuk menjaga netralitas dalam pemilu," katanya.

Kalau hal itu dilakukan tambah bupati, maka pesta demokrasi ini akan bisa berjalan dengan nyaman dan aman, karena sebelumnya juga dilakukan sinergitas Pemkab bersama pihak terkait, dengan tujuan menciptakan keberhasilan pemilu. "Pemilu sukses itu diukur dari capaian tiga indikator yakni partisipasi pemilih yang tinggi, tidak ada konflik yang merusak persatuan, serta pemerintahan dan pelayanan masyarakat berjalan tanpa gangguan," katanya.

Ia juga menekankan kalau keberhasilan pemilu merupakan tanggung jawab masyarakat dan aparatur pemerintah. "Kegiatan-kegiatan yang bertujuan memantapkan kesiapan dan kebersihan pemilu terus kita lakukan agar memberikan manfaat bagi masyarakat. Serta menghadirkan kondusifitas pemilu sehingga suasananya nyaman, damai, aman," ujarnya

Selanjutnya orang nomor satu di Lamongan memaparkan langkah taktis untuk menjaga kondusifitas saat pemilu, yakni dengan mengoptimalkan fungsi tiga pilar, mengaktifkan kembali siskamling, memberikan bantuan fasilitas yang maksimal, meningkatkan literasi digital masyarakat, memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, sosialisasi netralitas hingga ke tingkat desa, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Realisasikan Program Prioritas Desa Berjaya, Bersama TMMD ke 119

Adapun tantangan bagi Kabupaten Lamongan dalam menjaga kondusifitas pemilu yakni jumlah administratif wilayah. Menjadi daerah dengan jumlah desa (462) dan kelurahan (12) terbanyak di Jawa Timur, Pak Yes menyikapi hal demikian sebagai bonus demografi. Yang mana dibuktikan dengan angka partisipasi publik pemilu di Lamongan selalu meningkat dari tahun ke tahun.

"Ada tantangan tersendiri untuk Kabupaten Lamongan dalam menjaga kondusifitas pemilu, karena kita memiliki jumlah desa/kelurahan terbanyak di Jawa Timur. Dari 1.381.414 penduduk di Lamongan, 64 persen merupakan penduduk dengan usia produktif. Kita harus manfaatkan bonus demografi ini untuk memilih calon pemimpin negeri tercinta," ungkap Pak Yes dihadapan tujuh ratus peserta yang hadir.

Dilaporkan oleh Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Lamongan AKBP Bobby Adimas Candra Putra, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Lamongan menjelang pemilu 2024 dinyatakan aman. Selain itu, pasokan dan harga sembako di Kabupaten Lamongan juga berada pada status terkendali.

"Situasi Kamtibmas sampai hari ini secara umum aman. Ada beberapa konflik perguruan silat juga sudah kami tegaskan untuk melanjutkan ke jalur hukum, jadi tidak ada lagi penyelesaian melalui jalur kekeluargaan. Sedangkan untuk stok dan harga sembako juga sangat stabil di Lamongan," tutur Bobby saat menyampaikan laporan.

Baca Juga: ASN Lamongan Diminta Tingkatkan Pelayanan dan Kolaborasi Semua Pihak

Selanjutnya Bobby mengatakan bahwa salah satu yang menjadi prioritas ialah daerah yang rawan akan bencana alam, karena pemilu tahun ini bertepatan dengan musim penghujan. Sehingga antisipasi bencana alam terus dilakukan bersama pihak terkait.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0812 Letnan Kolonel Arm Ketut Wira Purbawa mengajak masyarakat untuk menjadikan pemilu sebagai momentum memperkokoh persatuan bangsa. Dengan cara menjaga netralitas.

"Cara menciptakan kondusifitas itu sangat mudah yakni dengan netral. Maka dari itu mari jadikan pemilu sebagi momentum untuk memperkokoh kesatuan bangsa, jangan gunakan alasan perbedaan pilihan jadi perpecahan," ajaknya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan Toni Wijaya menambahkan bahwa pemilu di Kabupaten Lamongan berkomitmen menerapkan asas pemilu yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Sehingga tidak ada yang merugikan atau menguntungkan pasangan calon manapun. jir

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU