Dinkes Jatim: 1000 HPK dan MP-ASI Kaya Protein Hewani Senjata Ampuh Lawan Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI, FINASIM. SP/ AINI
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI, FINASIM. SP/ AINI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI, FINASIM, mengajak masyarakat untuk meningkatkan konsumsi protein hewani, khususnya bagi bayi dan anak-anak guna mencegah terjadinya stunting.

Dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Gizi Nasional ke-64 tahun 2024 dengan tema besar "MP-ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting," Prof. Erwin menegaskan pentingnya asupan gizi optimal pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak.

Menurutnya, 1.000 HPK anak ini merupakan momen penting dimana asupan gizi optimal sangat diperlukan guna mendukung tumbuh kembang. Ditambah lagi dengan pemberian protein utamanya yang berasal dari hewan, diberikan secara maksimal oleh para orang tua.

"Protein hewani memiliki peran krusial dalam mendukung pertumbuhan dan pemulihan tubuh, lebih lengkap dalam asam amino esensial, serta mudah diserap oleh tubuh," kata Prof Erwin, Surabaya, Kamis (08/02/2024).

Meskipun prevalensi stunting di Jawa Timur mengalami penurunan, Prof. Erwin memperingatkan bahwa pencegahan stunting harus tetap menjadi fokus.

Perlu diketahui, berdasarkan data Survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Jatim terus mengalami penurunan. Tercatat pada tahun 2020, prevalensi stunting di Jatim mencapai 25,6 persen. Kemudian tahun 2021 turun 23,5 persen, dan di tahun 2022 kembali turun menjadi 19,2 persen.

Bersama lintas sektor, Dinkes Jatim berkomitmen untuk mencapai target penurunan stunting nasional hingga 14 persen pada tahun 2024. Salah satu Upaya yang perlu digalakkan adalah Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) sejak balita usia 6 sampai 23 bulan. Pemberian MP-ASI harus adekuat yaitu sesuai dari segi umur, frekuensi, jumlah, tekstur dan variasi makanan.

Sementara itu, bagi balita terutama yang mempunyai masalah gizi harus diberikan makanan pendamping yang kaya protein hewani. Sebab, protein hewani mengandung mikronutrien yang dibutuhkan untuk menunjang perkembangan otak balita.

"Para orang tua harus tahu, bahwa sumber protein hewani sangat bervariasi. Yang paling bagus memang daging merah, namun daging ikan, daging ayam bahkan telur bisa menjadi opsi yang lebih ekonomis," jelas orang nomor satu di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur ini.

Lebih lanjut, Prof. Erwin juga mengingatkan perlunya pemantauan rutin pertumbuhan balita di Posyandu.

Disisi lain, guna mencetak generasi SDM unggul dan investasi bagi kesehatan di masa depan, ia mengingatkan bahwa pemenuhan gizi pada remaja perempuan sebagai calon ibu, salah satunya dengan Tablet Tambah Darah (TTD) 1 kali seminggu.

"Jika kita dapat memaksimalkan remaja perempuan untuk mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang dan TTD, diharapkan bisa menjadi investasi. Kelak saat mereka hamil, mereka dapat melahirkan generasi yang sehat dan cerdas," tuturnya.

Prof Erwin, juga meminta keterlibatan masyarakat dari lintas sektor untuk tetap berkomitmen dan kerja sama dengan pemerintah baik sektor kesehatan maupun non kesehatan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, serta swasta dalam rangka kampanye pencegahan stunting dengan protein hewani.

"Ini tugas kita bersama untuk wujudkan cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045. Perlu digarisbawahi dengan MP-ASI berkualitas bisa cetak generasi emas," pungkasnya. Ain

Berita Terbaru

Lewat Kegiatan Mini Job Fair, Pemkot Surabaya Tawarkan 450 Lowongan Kerja

Lewat Kegiatan Mini Job Fair, Pemkot Surabaya Tawarkan 450 Lowongan Kerja

Kamis, 17 Sep 2026 10:52 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui kegiatan Mini Job Fair bertajuk "Surabaya Siap Kerjo" di Lantai Basement Surabaya Urban Creative HUB (SUCH), eks Hi-Tech…

Pemkot Masifkan Edukasi Pencegahan Kebakaran saat Musim Kemarau di Surabaya

Pemkot Masifkan Edukasi Pencegahan Kebakaran saat Musim Kemarau di Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 10:42 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki musim kemarau, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) setempat terus…

Pemkab Salurkan Bantuan Uang Tunai PKH Plus ke 1.329 KMP di Situbondo

Pemkab Salurkan Bantuan Uang Tunai PKH Plus ke 1.329 KMP di Situbondo

Kamis, 17 Sep 2026 10:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 10:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui Program Keluarga Harapan Plus (PKH Plus), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, mulai menyalurkan bantuan uang tunai…

Kantor Imigrasi Blitar Edukasi Bahaya TPPO dan TPPM ke Masyarakat di Kecamatan Bakung

Kantor Imigrasi Blitar Edukasi Bahaya TPPO dan TPPM ke Masyarakat di Kecamatan Bakung

Kamis, 17 Sep 2026 10:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana…

Adaptasi Era Teknologi, Pemkab Tulungagung Maksimal Peran Medsos untuk Pelayanan Masyarakat

Adaptasi Era Teknologi, Pemkab Tulungagung Maksimal Peran Medsos untuk Pelayanan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 10:10 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Ditengah perubahan pola komunikasi masyarakat yang semakin bergeser ke ruang digital, keberadaan media sosial tidak hanya…

Peringati Harhubnas 2026, Khofifah Gratiskan Trans Jatim dan Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Peringati Harhubnas 2026, Khofifah Gratiskan Trans Jatim dan Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Kamis, 17 Sep 2026 10:08 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 10:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggratiskan tarif layanan Trans Jatim selama satu hari, Kamis (17/9/2026), dalam rangka …