Minimarket di Mojokerto Dibobol, Pelaku Diduga Lebih dari Satu Orang

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 15 Feb 2024 19:50 WIB

Minimarket di Mojokerto Dibobol, Pelaku Diduga Lebih dari Satu Orang

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Kawanan maling lagi-lagi membobol minimarket di Mojokerto. Kali ini, minimarket di jalan arteri Desa Gemekan, Sooko menjadi sasaran. Para pelaku menjarah rokok dan kosmetik di etalase, serta uang Rp 23,9 juta dari brankas toko.

Pegawai minimarket tersebut, Sodiq (37) mengatakan pencurian diketahui saat ia akan membuka minimarket sekitar pukul 06.00 WIB. Ia mendapati gudang minimarket dalam kondisi berantakan. Brankas di dalam gudang juga ditemukan tergeletak di lantai dan sudah jebol.

Baca Juga: Dorong Daya Beli Masyarakat, Kejaksaan dan Pemkot Mojokerto Sinergi Gelar Bazar Sembako Murah

"Yang hilang rokok dan kosmetik di etalase, serta uang Rp 23,9 juta di brankas. Tapi masih dicek lagi kehilangannya apa saja," terang Sodiq kepada wartawan di lokasi, Kamis (15/2/2024).

Pelaku diperkirakan beraksi antara tengah malam kemarin sampai dini hari tadi. Sebab Sodiq mengaku menutup minimarket Gemekan pada Rabu (14/2) sekitar pukul 23.45 WIB.

Menurutnya, pencuri masuk ke gudang minimarket dengan melubangi dinding belakang toko tersebut. Sodiq memperkirakan pelaku lebih dari satu orang. Terlebih lagi brankas minimarket terlalu berat jika diangkat satu orang. Sayangnya, kawanan maling juga mencuri memori CCTV di toko ini. Sehingga aksi mereka tidak terekam.

"Pelaku lebih dari satu orang. Selain harus melubangi dinding, juga bisa memindahkan brankas yang berat. Brankas dijebol bawahnya," jelasnya.

Baca Juga: Terciduk Edarkan Pil Double L 1.600 Butir, Dua Pemuda di Mojokerto Berhasil Diamankan

Sodiq telah melaporkan pencurian ini ke Polsek Sooko. Tim Identifikasi dari Satreskrim Polres Mojokerto juga telah melakukan olah TKP. Kanit Tipidum Satreskrim Polres Mojokerto Iptu Sunandar mengaku sudah memonitor kejadian tersebut.

"Saya sebatas monitor kalau ada kejadian. Belum tentu Tipidum yang menangani nantinya. Biasanya LP (laporan polisi) polsek dulu. Kalau memang dilimpahkan ke polres, nanti yang menangani antara Jatanras atau Resmob," tandasnya.

Aksi pembobolan minimarket di Mojokerto sebelumnya telah terjadi 4 kali yang hingga kini pelakunya belum satu pun tertangkap. Pembobolan diawali di minimarket Alfamart di Jalan PB Sudirman, Desa Kupang, Kecamatan Jetis pada Selasa (9/5/2023) dini hari. Pelaku masuk dengan melubangi plafon, lalu menjebol brankas berisi uang Rp 92 juta.

Baca Juga: Pasar Takjil Ketidur, Upaya Pj Wali Kota Ali Kuncoro Promosikan Aneka Kuliner Kota Mojokerto

Berikutnya, Indomart di Jalan Raya Desa Brangkal, Sooko, Mojokerto dibobol maling pada Jumat (14/7/2023). Pelaku juga masuk ke dalam minimarket dengan menjebol plafon. Si maling hanya mencuri beberapa selop rokok sebab brankas minimarket dalam kondisi kosong.

Sedangkan 2 kali pencurian terjadi di Alfamart Jalan Raya Desa Sumber Tanggul, Mojosari, Mojokerto. Pertama pada Senin (11/12/2023), pelaku masuk dengan cara melubangi dinding belakang minimarket. Setelah mencuri Digital Video Recorder (DVR) CCTV minimarket, pelaku menjarah rokok di etalase, serta membobol brankas berisi uang Rp 25.230.000.

Pada Minggu (7/1/2024), Alfamart Jalan Raya Desa Sumber Tanggul kembali dibobol pencuri. Saat itu, pelaku masuk dengan cara melubangi plafon minimarket. Si pencuri berhasil menjarah rokok di etalase. Kerugian manajemen minimarket ini sekitar Rp 10 juta. Mj-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU