BPS: Nilai Ekspor dan Impor RI Anjlok Bulanan dan Tahunan per Januari 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Kinerja ekspor dan impor di Indonesia. SP/ JKT
Ilustrasi. Kinerja ekspor dan impor di Indonesia. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan nilai ekspor Indonesia secara bulanan dan tahunan pada Januari 2024. Bahkan, nilai ekspor Indonesia mencapai 20,52 miliar dolar AS pada Januari 2024.

"Nilai ekspor ini mengalami penurunan sebesar 8,34 persen secara bulanan dan 8,06 persen secara tahunan," kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Jumat (16/02/2024).

Lebih lanjut, penurunan nilai ekspor secara bulanan dan tahunan utamanya disumbang oleh penurunan nilai ekspor sektor industri pengolahan. Begitu juga dari penurunan nilai ekspor industri pertambangan.

Amalia merinci, ekspor nonmigas Januari 2024 mencapai 19,13 miliar dolar AS atau turun 8,54 persen dibandingkan Desember 2023. Nilai tersebut juga turun 8,20 persen jika dibanding ekspor nonmigas Januari 2023.

"Dari sepuluh komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Januari 2024, komoditas dengan penurunan terbesar dibanding Desember 2023 adalah bahan bakar mineral sebesar 805,9 juta dolar AS (20,81 persen), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar 208,0 juta dolar AS (10,36 persen)," jelas Amalia.

BPS mencatat, ekspor nonmigas Januari 2024 terbesar adalah ke China yaitu 4,57 miliar dolar AS. Lalu disusul Amerika Serikat sebesar 1,99 miliar dolar AS dan India 1,79 miliar dolar AS dengan kontribusi ketiganya mencapai 43,64 persen.

"Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar 3,26 miliar dolar AS dan 1,48 miliar dolar AS," tutur Amalia.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat nilai impor Indonesia pada Januari 2024 mencapai 18,51 miliar dolar AS. Angka tersebut menunjukan penurunan 3,13 persen dari bulan sebelumnya namun naik 0,36 persen secara tahunan.

"Penurunan ini sejalan dengan kinerja impor migas dan nonmigas yang masing-masing nilainya turun sebesar 19,99 persen menjadi 2,70 miliar dolar AS dan 0,48 persen menjadi 15,81 miliar dolar AS," jelasnya lagi.

Sementara itu, untuk penurunan impor nonmigas terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar 35,24 persen. Sementara peningkatan terbesar pada mesin atau perlengkapan elektrik dan bagiannya sebesar 17,89 persen secara bulanan.

Dari sisi negara utama asal impor, tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari 2024 adalah China sebesar 5,95 miliar dolar AS. Lalu selanjutnya Jepang 1,08 miliar dolar AS dan Thailand 0,88 miliar dolar AS.

Berdasarkan golongan penggunaan barang, Amalia mengungkapkan nilai impor Januari 2024 terhadap bulan yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan pada golongan barang modal 300,8 juta dolar AS dan barang konsumsi 176,2 juta dolar AS. Sementara golongan bahan baku atau penolong turun menjadi 410,9 juta dolar AS.

Penurunan nilai impor secara bulanan terjadi pada seluruh kelompok penggunaan yang mencakup barang konsumsi, bahan baku atau penolong, dan barang modal. Sementara itu, peningkatan impor secara tahunan disumbang oleh kelompok barang konsumsi dan barang modal. jk-02/dsy

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi  ‎

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC Madiun meraih kemenangan setelah menundukkan Bank Jatim dengan skor 3-2 dalam lanjutan Mini Soccer Grup D Kapolres Cu…

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Thariq Siapkan Eksepsi   ‎

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Thariq Siapkan Eksepsi  ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 13:39 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Thariq Megah, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, dijadwalkan menjalani sidang perdana kasus d…

Kesadaran Gizi Meningkat, Industri Susu Formula Hadapi Tuntutan Kualitas dan Proses Produksi

Kesadaran Gizi Meningkat, Industri Susu Formula Hadapi Tuntutan Kualitas dan Proses Produksi

Sabtu, 06 Jun 2026 13:25 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kesadaran orang tua terhadap pemenuhan gizi anak sejak dini terus meningkat, seiring bertambahnya informasi terkait kandungan nutrisi d…

Kontribusi Besar ke PDB, Industri Mamin Hadapi Tekanan Kurs dan Penurunan Daya Beli

Kontribusi Besar ke PDB, Industri Mamin Hadapi Tekanan Kurs dan Penurunan Daya Beli

Sabtu, 06 Jun 2026 13:19 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:19 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Industri makanan dan minuman (mamin), khususnya sektor minuman dalam kemasan, masih menjadi penopang utama ekonomi nasional di tengah t…

Rumah Duda 77 Tahun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

Rumah Duda 77 Tahun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

Sabtu, 06 Jun 2026 12:54 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kebakaran yang melanda rumah Suyitno 77 warga dusun Jatiluhur Desa Jatirengah Kec.Selopuro Kabupaten Blitar pada Jumat malam 5 Juni…