Petugas KPPS di Kromengan Malang Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan saat Bertugas di TPS

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas dan kepolisian setempat saat mengevakuasi petugas KPPS yang meninggal di TPS, Kamis (15/02/2024). SP/Mashuri Malang
Petugas dan kepolisian setempat saat mengevakuasi petugas KPPS yang meninggal di TPS, Kamis (15/02/2024). SP/Mashuri Malang

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Tragedi mengenaskan melanda keluarga besar Pemilu 2024, di mana seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Salmiati Ningsih (56), warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (15/02/2024) siang. 

Kepergiannya yang mendadak mengejutkan, mengingat Salmiati tengah menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7 Desa Ngadirejo.

Menurut keterangan Komisioner KPU Kabupaten Malang, Mahaendra Pramudya Mahardika, Salmiati sempat dilarikan ke puskesmas setempat pada Rabu (14/02/2024) malam saat tengah melakukan penghitungan suara. Namun, sayangnya, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawanya, dan ia menghembuskan nafas terakhir pada pukul 14.24 WIB.

Meskipun penyebab pasti kematiannya masih diselidiki, dugaan sementara mengarah pada kelelahan akibat menjalankan tugasnya sebagai petugas KPPS.

“Tapi kalau akibat insiden lain, kami pastikan tidak. Tidak ada kejadian lain saat itu,” tegas Mahaendra, Kamis (15/02/2024).

Meski kehilangan Salmiati, proses penghitungan suara tidak terhenti. Berkat kerja tim yang solid, 6 petugas lainnya mampu melanjutkan tugas tersebut dengan baik.

“Setelah korban dibawa ke rumah sakit, penghitungan tetap berjalan. Kan masih bisa dijalankan oleh 6 orang petugas lainnya,” jelas Mahaendra.

Di sisi lain, meskipun mayoritas petugas KPPS masih merupakan orang-orang produktif, peristiwa ini mengingatkan akan pentingnya perencanaan keamanan dan kesejahteraan bagi para petugas Pemilu. 

Lebih lanjut, saat ini KPU Kabupaten Malang telah memperkuat langkah-langkah preventif dengan mendorong para petugas PPK dan KPPS untuk mendaftar BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaring pengaman.

“Meski untuk pembayaran preminya tetap dilakukan secara mandiri, karena tidak ada anggaran untuk hal itu di KPU Kabupaten Malang. Tapi setidaknya kami sudah mengarahkan sebagai bentuk jaring pengaman bagi petugas Pemilu 2024 di Kabupaten Malang,” tutup Mahaendra.

Kepergian Salmiati Ningsih bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan seperjuangannya, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesejahteraan para petugas yang turut berperan dalam kelancaran jalannya demokrasi di Indonesia. Semoga peristiwa ini menjadi momentum untuk lebih memperhatikan kondisi dan kebutuhan para petugas Pemilu di masa yang akan datang. mas

Berita Terbaru

Bupati Lamongan Tegaskan Akan Terus Membangun Fisik dan Non Fisik Yang Terukur dan Utuh

Bupati Lamongan Tegaskan Akan Terus Membangun Fisik dan Non Fisik Yang Terukur dan Utuh

Selasa, 03 Mar 2026 23:56 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 23:56 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan - Komitmen untuk terus membangun daerah, akan terus dilakukan oleh Pemerintahan dibawah komando bupati Yuhronur Efendi, baik fisik…

DPRD Kabupaten Pasuruan Tuntaslan Pembahasan 13 Raperda, Kini Masuk Tahap Verifikasi

DPRD Kabupaten Pasuruan Tuntaslan Pembahasan 13 Raperda, Kini Masuk Tahap Verifikasi

Selasa, 03 Mar 2026 23:12 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Ketua Samsul Hidayat menggelar kegiatan “JAWARA” (Jagongan Bareng Wakil Rakyat) di Dusun Jembrung I, Desa Bulusari, Kecamatan Gem…

DPRD Kabupaten Pasuruan Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan, Dorong Tata Kelola Bersih dan Akuntabel

DPRD Kabupaten Pasuruan Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan, Dorong Tata Kelola Bersih dan Akuntabel

Selasa, 03 Mar 2026 23:08 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 23:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Surabayapagi.com – DPRD Kabupaten Pasuruan mempertegas komitmennya dalam memperkuat sinergi kelembagaan dengan Kejaksaan Negeri K…

Janji Urus “Titik Biru” Dapur MBG, Tiga Pria Diamankan di Hotel Aston Madiun

Janji Urus “Titik Biru” Dapur MBG, Tiga Pria Diamankan di Hotel Aston Madiun

Selasa, 03 Mar 2026 22:42 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 22:42 WIB

‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Polres Madiun Kota mengamankan tiga pria yang diduga melakukan penipuan dengan modus pengurusan pendirian dapur MBG hingga men…

Advokat Marcella, Divonis 14 Tahun dan Uang Pengganti Rp16,25 Miliar

Advokat Marcella, Divonis 14 Tahun dan Uang Pengganti Rp16,25 Miliar

Selasa, 03 Mar 2026 20:00 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 20:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Advokat Marcella Santoso dijatuhi hukuman pidana 14 tahun tahun penjara dalam kasus dugaan suap terhadap hakim dan Tindak Pidana…

Pengadilan Perintahkan Penyidik Kejaksaan Agung

Pengadilan Perintahkan Penyidik Kejaksaan Agung

Selasa, 03 Mar 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 19:07 WIB

Seret Pemilik Korporasi Wilmar Group, Musim Mas Group, dan Permata Hijau Group ke Pengadilan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ada terobosan dari Majelis h…