Gerakan Pangan Murah di Malang akan Diperluas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang berencana menggelar gerakan pangan murah (GPM). Hal itu sebagai bentuk sikap atas naiknya harga beras yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Informasi yang dihimpun media ini, harga beras diketahui naik. Dari yang semula sekitar Rp 13.000, menjadi Rp 15.000 per kilogram. Sedangkan untuk beras medium dengan kemasan 5 kg, dari yang semula sekitar Rp 65.000 menjadi Rp 80.000.

Kenaikan harga beras ini disebut terjadi secara merata secara nasional. Sehingga, gerakan pangan murah pun rencananya akan digelar di setiap kecamatan.

"Kenaikan harga beras ini terjadi secara nasional, dan Dispangtan hanya bisa melakukan pangan murah," ujar Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan.

Slamet mengatakan, gerakan pangan murah tersebut juga sejalan dengan program dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Rencananya akan digelar setelah gelaran Pemilu lalu. Baik di kecamatan atau di pasar tradisional.

"Kota Malang ini ada lima kecamatan, jadi kami sentralkan di sana, tapi juga ada di 26 pasar yang ada di wilayah Kota Malang, akan kita mulai setelah pemilu," imbuh Slamet.

Selain itu, untuk mengatasi naiknya harga beras, Dispangtan juga masih bertumpu pada pasokan beras dari Bulog. Yakni untuk memperbanyak sebaran Beras SPHP.

"Kita akan menggandeng Bulog, untuk penyaluran beras SPHP dalam kegiatan pangan murah," imbuh Slamet.

Selain itu, dalam pelaksanaannya nanti, Dispangtan juga akan menggandeng perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tugu Aneka Usaha (Tunas). Agar distribusi beras SPHP lebih merata.

"Memperluas penyaluran beras SPHP di pasar-pasar rakyat yang ada di Kota Malang," terangnya.

Di sisi lain menurutnya kenaikan harga beras saat ini membawa dampak positif bagi petani. Sebab, harga gabah kering di tingkat petani pun turut terungkit.

"Karena biaya usaha tani yang dikeluarkan bisa tertutupi dan masih ada selisih yang dapat ditabung, dan untuk belanja kebutuhan lain serta bisa digunakan untuk modal kembali," pungkas Slamet. Ml-01/ham

Berita Terbaru

Setelah Diancam Digugat, Satpol PP Lamongan Segera Tertibkan Toko Kelontong 24 Jam

Setelah Diancam Digugat, Satpol PP Lamongan Segera Tertibkan Toko Kelontong 24 Jam

Selasa, 13 Jan 2026 15:51 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan akhirnya angkat bicara, terkait maraknya toko kelontong yang beroperasi s…

Diduga Gelapkan Dana Desa Rp370 Juta, Pemuda Lira Laporkan Kades Mliriprowo ke Kejaksaan

Diduga Gelapkan Dana Desa Rp370 Juta, Pemuda Lira Laporkan Kades Mliriprowo ke Kejaksaan

Selasa, 13 Jan 2026 15:33 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Organisasi kepemudaan, Pemuda  Lumbung Informasi Rakyat (Pemuda - Lira) mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, …

Tongkat Komando Kapolres Blitar Kota Resmi Diserahkan ke Kapolres Blitar Kota yang Baru

Tongkat Komando Kapolres Blitar Kota Resmi Diserahkan ke Kapolres Blitar Kota yang Baru

Selasa, 13 Jan 2026 15:15 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tongkat komando Polres Blitar Kota resmi beralih, dan kursi kedudukan Kapolres Blitar Kota resmi  diduduki oleh AKBP Kalfaris …

Pesona Alami Kedung Cinet, di Gandrung-gandrung Grand Canyon Mini Jombang

Pesona Alami Kedung Cinet, di Gandrung-gandrung Grand Canyon Mini Jombang

Selasa, 13 Jan 2026 14:56 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Keajaiban alam berupa ngarai sempit dengan aliran sungai jernih yang dikenal dengan nama Kedung Cinet kerap dijuluki sebagai Grand…

Menariknya Destinasi Wisata Mloko Sewu, Suguhkan Hamparan Perbukitan Hijau yang Eksotis

Menariknya Destinasi Wisata Mloko Sewu, Suguhkan Hamparan Perbukitan Hijau yang Eksotis

Selasa, 13 Jan 2026 14:45 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Destinasi wisata Mloko Sewu yang berlokasi di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menyuguhkan hamparan…

Tahun 2026 ATR/BPN, Kabupaten Lamongan Targetkan 20.000 Bidang Tanah Bersertifikat

Tahun 2026 ATR/BPN, Kabupaten Lamongan Targetkan 20.000 Bidang Tanah Bersertifikat

Selasa, 13 Jan 2026 14:33 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Lamongan secara serantak selama ini sudah berjalan dengan baik. Terbaru,…