Disebut Makelar oleh Cak Imin, Gus Ipul: Kongkon Ae Wong Sing Kesulitan

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Ipul usai menghadiri pertemuan dengan Pj Gubernur Jatim, di Grahadi. (foto: SP/aini)
Gus Ipul usai menghadiri pertemuan dengan Pj Gubernur Jatim, di Grahadi. (foto: SP/aini)

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul balas teriakan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang menyebut dirinya seorang makelar.

"Saya tidak tahu maksudnya (Cak Imin) apa itu makelar. Saya bingung juga dimaksud makelar, tapi mungkin makelar sama dengan konsultan gitu ya, kongkon ae wong sing kesulitan (suruhan saja orang yang punya kesulitan)," ucap Gus Ipul, sembari tertawa kecil, saat ditemui awak media di Gedung Negara Grahadi, Senin, (19/2/2024).

Ia juga mengaku tidak ambil pusing dan tidak paham apa yang dimaksud dengan ucapan dari Ketua Umum PKB tersebut.

"Saya nggak ngerti maksudnya apa makelar. Saya tidak paham," tegas Gus Ipul.

Seperti yang diketahui, cawapres nomor urut 01 itu meminta relawan 01 dan para kader PKB untuk mengabaikan pernyataan Gus Ipul. Serta menyebut Gus Ipul sebagai makelar.

"Selamat pagi para pejuang perubahan!Teruslah bekerja menjaga suara rakyat. Jangan hiraukan makelar yang namanya Saipul, mengatasnamakan NU, padahal cuma makelar," papar Cak Imin, yang disampaikannya melalui X, Senin, (19/2/2024).

Sebelumnya, Gus Ipul meminta PKB kembali ke jalan Nahdlatul Ulama (NU) usai Pemilu 2024 ini. Gus Ipul mengajak PKB menghormati hasil Pemilu.

"Kembalilah ke jalan yang benar yakni jalan yang sesuai dengan Nahdlatul Ulama. PBNU sudah menerima dan marilah kita sama-sama menghormati hasil pemilu. Kalau PKB mengaku partainya NU, ya mari bersama PBNU menyejukkan suasana," kata Gus Ipul. ain/rmc

Berita Terbaru

Selama Ramadhan, Pemkab Larang ‘Sound Horeg’ saat Sahur Keliling

Selama Ramadhan, Pemkab Larang ‘Sound Horeg’ saat Sahur Keliling

Rabu, 25 Feb 2026 12:00 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur melarang penggunaan sound horeg saat kegiatan sahur…

Pemkab Bojonegoro Kembangkan Tanaman Produktif Alpukat dan Jambu Mete

Pemkab Bojonegoro Kembangkan Tanaman Produktif Alpukat dan Jambu Mete

Rabu, 25 Feb 2026 10:50 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Kelompok Tani (Poktan) di wilayah Bojonegoro yang memenuhi kualifikasi administratif dan teknis mendapatkan bantuan pemberian…

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Putus

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Putus

Rabu, 25 Feb 2026 10:41 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Diterjang banjir bandang karena hujan deras sepanjang malam mengakibatkan sejumlah aktivitas warga juga ikut terganggu, pasalnya…

Sering Terjadi Kecelakaan di Lintasan Rel KA Blitar, KAI Tutup Perlintasan Sebidang

Sering Terjadi Kecelakaan di Lintasan Rel KA Blitar, KAI Tutup Perlintasan Sebidang

Rabu, 25 Feb 2026 10:30 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Bersamaan jelang Hari Raya idul Fitri mendatang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus menunjukkan…

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Lumajang Integrasikan UMKM dengan Digitalisasi dan Hilirisasi

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Lumajang Integrasikan UMKM dengan Digitalisasi dan Hilirisasi

Rabu, 25 Feb 2026 10:27 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai salah satu memperkuat pondasi ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, mengintegrasikan usaha…

RSUD dr. Moh. Anwar Naik ke Tipe B

RSUD dr. Moh. Anwar Naik ke Tipe B

Rabu, 25 Feb 2026 10:05 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:05 WIB

Pencapaian Akreditasi Paripurna Bintang Lima…