Binus School Benarkan Anak Vincent Rompies Terseret Kasus Bullying, Orang Tua Korban Lapor Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vincent Rompies. SP/ JKT
Vincent Rompies. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Muncul video viral di media sosial (medsos) terkait kasus pembullyan yang menyeret nama anak Vincent Rompies yang berinisial L, diduga menjadi salah satu anggota geng GT, geng di sekolah internasional di BSD yang ramai dibicarakan publik.

Saat ini, pihak kepolisian juga telah melakukan cek TKP dan meminta keterangan korban dan saksi, usai menerima laporan kasus dugaan pembullyan di sekolah internasional dari orang tua korban.

"Untuk penanganannya, kita segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan segera melakukan cek TKP di mana TKP ini di salah satu warung yang berlokasi di depan sekolah menengah atas tersebut. Kita sudah cek TKP dan sudah melakukan pemeriksaan kepada korban dan saksi," jelas Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatan Ipda Galih Dwi Nuryanto, Selasa (20/02/2024).

Untuk pelaku, Ipda Galih menyatakan masih mendalami. Namun, dipastikan lebih dari satu orang yang melakukan perundungan kepada korban. "Lebih dari satu orang pelaku yang saat ini masih dalam proses penyelidikan. Untuk siapa-siapa pelakunya atau yang berbuat kepada korban, kita masih proses," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan seseorang anak laki-laki berkacamata berdiri dengan tangan ke belakang. Di depannya, seorang anak laki-laki mengenakan kaus coklat tampak merundung.

Terlihat pula anak laki-laki berbaju cokelat tersebut mengucapkan kata-kata kasar dan mendorong anak berkacamata. Ia juga sempat mencekik leher anak berkacamata hingga tubuh anak tersebut terhuyung ke belakang.

Di sekeliling mereka, tampak anak laki-laki lainnya yang ikut bersorak dan meneriaki saat sang anak berkaus cokelat melontarkan kata makian kepada anak berkacamata.

Sementara itu, aksi keterlibatan L ini dibenarkan oleh pihak sekolah. Namun, belum diketahui apa putra Vincent Rompies itu melakukan perundungan secara langsung atau tidak.

"Iya (anak Vincent terlibat)," kata Corporate PR Binus University Haris Suhendra.

Beredar pula isu pula bahwa anak Vincent Rompies itu telah disanksi dengan hukuman berat yakni di drop-out atau dikeluarkan dari sekolah. Namun, pihak sekolah belum mengiyakan isu tersebut dan menyebut bahwa pihaknya akan memberi sanksi tegas terhadap kasus bullying tersebut.

Hingga saat ini, proses hukum terkait aksi perundungan tersebut juga sudah dilakukan. Korban diminta untuk memberikan keterangan klarifikasi serta pengecekan TKP.

"Sudah kita tindak lanjuti, penyidik mendatangi rumah sakit untuk minta keterangan klarifikasi kepada korban serta cek TKP. Proses hukum sedang berjalan," Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan AKP Alvino Cahyadi.

Sedangkan, Vincent Rompies hingga saat ini belum berkomentar soal dugaan keterlibatan anaknya dalam kasus pembullyan ini. jk-04/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…