Bukan di DO, Binus School Serpong Minta Anak Vincent Rompies Mengundurkan Diri Jelang Ujian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vincent Rompies. SP/ JKT
Vincent Rompies. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kasus bullying (perundungan) yang menyeret nama anak artis Vincent Rompies masih terus didalami pihak kepolisian begitupun Binus School Serpong. Terbaru, kuasa hukum anak Vincent Rompies, Yakup Hasibuan mengatakan pihak Binus School Serpong memanggil orang tua kliennya dan meminta untuk mengundurkan diri.

Terkait hal tersebut, Yakup Hasibuan menilai langkah pihak sekolah tersebut sedikit berlebihan dan sepihak. Lantas, Yakup Hasibuan pun menegaskan kliennya bukan dikeluarkan oleh pihak sekolah.

“Sekarang yang sebenarnya sedikit saya sayangkan adalah, ada perilaku yang menurut kami, sedikit berlebihan dan sepihak yang dilakukan oleh Binus karena meminta orang tua dari anak untuk membuat pengunduran diri lah. Dan itu yang menurut kami sangat disayangkan,” ungkap Yakup Hasibuan, Senin (26/02/2024).

Padahal menurut Yakub, kasus tersebut masih melakukan tahap penyelidikan pihak kepolisian dan begitupun belum adanya penetapan tersangka. Namun, pihak sekolah langsung mengambil keputusan secara sepihak untuk meminta orang tua terduga pelaku mengundurkan diri usai diperiksa beberapa waktu lalu.

Padahal, ujian sekolah akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Yakup Hasibuan berharap ada penyelesaian dengan diadakannya pertemuan antara pihak Vincent Rompies dan sekolah. Tentu agar ada titik terang. "Padahal yang bagian kuncinya adalah, minggu depan ujian lo," jelasnya.

Lebih lanjut, Yakub berkali-kali menggarisbawahi bahwa terlapor yakni anak Vincent Rompies dan pelapor masih di bawah umur. Masa depan mereka termasuk hak pendidikan dan sosial patut dilindungi. Kini, nasib terlapor berada di ujung tanduk. Sehingga, pihak Yakup Hasibuan saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) RI, agar masa depan kliennya yang masih bawah umur tetap terlindungi.

"Nanti kita minta segera diadakan pertemuan. Mungkin dihadiri Kemendikbud dan PPPA juga," tutup Yakup Hasibuan. jk-06/dsy

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…