Versi Poltracking, Kursi PDIP di DPR-RI Diperkirakan Turun dan Golkar Naik

author Erick Kresnadi Koresponden Jakarta

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Real Count KPU untuk perolehan suara partai di tingkat DPR. (ilustrasi/tangkap layar situs KPU)
Real Count KPU untuk perolehan suara partai di tingkat DPR. (ilustrasi/tangkap layar situs KPU)

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Lembaga survei Poltracking, memprediksi PDIP mengalami penurunan jumlah kursi DPR RI. Ini berdasarkan perolehan suara pemilihan legislatif Pileg 2024. Sementara diprakirakan kursi Golkar mengalami peningkatan.

Peneliti utama Poltracking, Masduri Amrawi, menjelaskan penghitungan kursi menggunakan metode Sainte Lague pada level Daerah Pemilihan (Dapil).

Dia mengatakan dalam proses penghitungan, perolehan suara terbanyak partai politik dari hasil pembagian diurutkan sesuai dengan jumlah ketersediaan kursi di masing-masing dapil dengan memperhatikan Parliamentary Threshold sebesar 4% secara nasional.

Masduri Amrawi lantas menjelaskan prediksi potensi perolehan kursi di DPR berdasarkan perolehan suara Pileg 2024. PDIP mendapatkan 107 kursi dengan rentang 90-125 kursi hingga PPP, yang berada di posisi buncit, diprediksi mendapat 12 kursi dengan rentang 0-12 kursi.

"Prediksi dan potensi perolehan kursi dengan rentang bawah dan atas adalah sebagai berikut, PDI Perjuangan diprediksi 107 kursi dengan rentang 90-125 kursi, Partai Golkar diprediksi 96 kursi dengan rentang 82-111 kursi, Partai Gerindra diprediksi 90 kursi dengan rentang 78-102 kursi, PKB diprediksi 66 kursi dengan rentang 59-73 kursi," ujar Masduri, dalam keterangannya, Senin (26/2/2024).

"Partai NasDem diprediksi 66 kursi dengan rentang 60-72 kursi, PKS diprediksi 48 kursi dengan rentang 44-52 kursi, Partai Demokrat diprediksi 48 kursi dengan rentang 45-52 kursi, PAN diprediksi 47 kursi dengan rentang 44-51 kursi," pungkas Masduri. erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…