Kemenag Kaget Pengajian Menyimpang

"Mau Tukar Pasangan juga Boleh….."

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkap layar video viral di sebuah pengajian yang menyebut dibolehkannya tukar pasangan antar pasangan meski sudah beristri dan bersuami.
Tangkap layar video viral di sebuah pengajian yang menyebut dibolehkannya tukar pasangan antar pasangan meski sudah beristri dan bersuami.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kini viral video yang menampilkan kegiatan sebuah pengajian dengan ajaran menyimpang di media sosial. Video tersebut viral karena menunjukkan momen salah seorang pemimpinnya membolehkan bertukar pasangan di antara mereka.

Dilihat Surabaya Pagi, Rabu (28/2/2024), dari akun media sosial X, @matahari_tmr, yang diunggah pada tanggal 25 Februari 2024, terdapat 3 unggahan.

Unggahan pertama yakni video berdurasi 1 menit 30 detik dengan disertai caption, “Ajaran apa ini? Siapa saja yang menjadi pengikutnya boleh tukar tukaran istri asal suka sama suka. Busyet !".

Unggahan itu dilanjut dengan video kedua dengan durasi 48 detik.

Dari unggahan video pertama, terlihat sudah 1,6 juta kali postingan itu dilihat, dan 7.621 kali orang menyukai serta 3.272 kali dire-tweet dan ada 2.306 orang yang berkomentar.

Terihat dalam video pertama, terlihat Ustaz Koswara yang menggunakan baju gamis berwarna hijau dan sorban hijau duduk di kursi di depan seorang wanita bercadar.

Selain itu, Ustaz Koswara, bersama tiga orang pemimpin pengajian berdialog dengan para jamaah yang kurang lebih ada 10 jemaah yang duduk lesehan dan 3 di antaranya perempuan.

Jemaah laki-laki terlihat duduk bersila dengan baju koko dan peci, sedangkan jemaah wanitanya memakai gamis dan cadar berwarna hitam. Dalam dialog itu salah satu pemimpin menyampaikan bahwa di pengajian itu dibolehkan bertukar pasangan asalkan sama-sama saling suka.

"Asalkan seneng sama seneng, suka sama suka, silakan saja. Mau tukar pasangan juga boleh," kata seorang pemimpin tersebut.

Sedangkan, di unggahan video kedua, tertulis dalam caption video dengan judul “Inilah kelompok aliran yang membolehkan tukaran pasangan !".

Selain itu juga ada tulisan kedua dalam video itu yang menyebut Ustaz Koswara. "Ustad Koswara ini terlihat sangat nafsu sekali terhadap wanita ini padahal belum pernah ada ikatan pernikahan," tulis di caption itu.

Dari yang dilihat Surabaya Pagi, seorang pria yang disebut Ustaz Koswara berdiri di depan seorang wanita yang tanpa menggunakan hijab. Wanita itu menggunakan kaos lengan panjang berwarna kuning. Tak lama, pria yang disebut Ustaz Koswara itu langsung memeluk wanita itu dan mencium di depan para jamaahnya.

 

Untuk Menarik Publik

Kepala Subdirektorat Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Kementerian Agama (Kemenag) Dedi Slamet Riya menduga, video tersebut sengaja dibuat hanya untuk menarik perhatian di media sosial.

Dedi menjelaskan asal usul video tersebut yang dipotong dari unggahan YouTube oleh akun Mbah Den (Sariden) dengan judul "Mengerikan, Ajaran Kiyai Salamah, Halalkan Berzina Jaminan Masuk Surga" yang ditayangkan pada 25 Februari 2024. Menurut seorang penonton, video tersebut sudah di-private dari akun YouTube-nya.

"Kami melihat adanya kemungkinan video di akun YouTube Mbah Den (Sariden) dibuat untuk menarik perhatian di media sosial," kata dia dalam keterangannya yang diterima detikHikmah.

Untuk itu, Dedi meminta kepada pembuat video pertama yaitu, Gus Samsudin, agar segera membuat klarifikasi. Hal ini diperlukan, kata Dedi, supaya Kemenag dapat mengambil tindakan yang tepat.

Dedi mengatakan, kreativitas dalam mengunggah konten melalui media sosial merupakan kebebasan berekspresi tiap masyarakat. Namun, ia mengimbau agar konten yang diunggah tidak memicu konflik.

"Siapa saja boleh berkreasi sesuai dengan hobinya. Boleh mengunggah foto, video, karya seni, musik, dan jenis karya lainnya. Tetapi, karya yang diunggah tidak memicu konflik di masyarakat," tuturnya.

 

Kemenag Terima Kritik

Dedi juga mengakui Kemenag kaget, karena menerima kritik atas beredarnya video tersebut. Ia menyebut, pihaknya dinilai tidak tegas pada kelompok pengajian yang menyebarluaskan ajaran yang mengarah pada seks bebas.

Lebih lanjut, Dedi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan literasi digital untuk mengkurasi konten yang berkualitas atau sekadar mencari sensasi. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Segel 10 Lokasi Penjualan Miras, dari Subdistributor hingga Warkop

Pemkot Surabaya Segel 10 Lokasi Penjualan Miras, dari Subdistributor hingga Warkop

Kamis, 15 Okt 2026 10:30 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan peredaran minuman keras (miras) yang tidak sesuai ketentuan. Hasil…

Ombudsman-RI Sidak SR Ponorogo, Dorong Percepatan Pembangunan Dan Minta Program Wirausaha Siswa Tetap Berjalan

Ombudsman-RI Sidak SR Ponorogo, Dorong Percepatan Pembangunan Dan Minta Program Wirausaha Siswa Tetap Berjalan

Kamis, 15 Okt 2026 08:00 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 08:00 WIB

PONOROGO-Ombudsman Republik Indonesia melakukan Inspeksi Mendadak ( Sidak) ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Rabu (14/10/2026). Sejumlah tim…

Perkuat Akuntabilitas Pembangunan Daerah, Pemkot Mojokerto Gelar Diklat Reviu Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan

Perkuat Akuntabilitas Pembangunan Daerah, Pemkot Mojokerto Gelar Diklat Reviu Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan

Kamis, 15 Okt 2026 06:07 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 06:07 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Diklat Reviu Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan Daerah di  Lokasi …

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendapatkan restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu, (…

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia menargetkan perluasan konektivitas pembayaran QRIS ke Hong Kong, Timor-Leste, dan Arab Saudi, dengan sejumlah pengembangan teknis d…

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih peringkat 10 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 sebagai BUMN dengan layanan terbaik, yang d…