Jelang Ramadhan, Hampir 50 Ribu Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Ludes Terjual

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemesanan tiket angkutan Lebaran 2024 telah dibuka oleh Kereta Api Indonesia (KAI) sejak 15 Februari lalu, dengan menerapkan sistem pemesanan H-45 sebelum keberangkatan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa masyarakat saat ini sudah bisa memesan tiket arus balik lebaran (H+1) sejak Selasa (27/2/2024) pukul 00.00 WIB untuk keberangkatan pada 12 April 2024 dan seterusnya.

Luqman turut menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menginput data identitas penumpang, tanggal keberangkatan, serta jadwal perjalanan kereta api agar menghindari kekeliruan pemesanan dan keberangkatan di kemudian hari.

"Bagi masyarakat yang akan melakukan pemesanan tiket pada masa angkutan lebaran 2024, mohon diperhatikan kembali dan teliti dalam menginput data identitas penumpang, tanggal keberangkatan serta jadwal perjalanan KA, agar tidak ada kekeliruan pemesanan dan keberangkatan nantinya," kata Luqman, yang diterima Surabaya Pagi, Kamis, (29/2/2024).

Diketahui, pada periode arus mudik lebaran 2024, sebanyak 49.706 tiket telah terpesan untuk periode 31 Maret - 11 April 2024, atau H-10 hingga H2 lebaran.

"Untuk stasiun dengan pemberangkatan terbanyak ada di Stasiun Surabaya Gubeng yang akan melayani 16.065 pelanggan. Kemudian diikuti oleh Stasiun Surabaya Pasarturi dengan 12.163 pelanggan, dan Stasiun Malang dengan 7.080 pelanggan," jelasnya.

Lanjut Luqman, pemesanan terbanyak terjadi pada tanggal 5 - 8 April dengan 28.413 tiket KA jarak jauh telah dipesan oleh masyarakat.

"Mayoritas pelanggan akan menuju tujuan Semarang, Madiun, Solo, Jember, Banyuwangi, Yogyakarta, Bandung, hingga Jakarta," ungkap Luqman.

Sedangkan untuk KA dengan tiket terbanyak terpesan adalah KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi - Pasarsenen, KA Sritanjung relasi Ketapang - Surabaya Gubeng - Lempuyangan, KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng - Yogyakarta, KA Tawangalun relasi Malang Kotalama - Ketapang, KA Jayabaya relasi Malang - Pasarsenen, serta KA Sembrani relasi Surabaya Pasarturi - Gambir.

Sementara, terkait dengan tarif tiket, Luqman menyatakan bahwa tarif tetap mengacu pada ketentuan Tarif Batas Bawah (TBB) - Tarif Batas Atas (TBA) untuk kereta api komersial.

"Bagi kereta api yang termasuk dalam Public Service Obligation (PSO) atau yang mendapat subsidi, tarifnya akan tetap sesuai dengan penetapan pemerintah," tuturnya.

Kendati demikian, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan mereka dengan baik dan memesan tiket sesuai dengan kebutuhan mereka untuk memastikan pengalaman perjalanan yang optimal.

Pihaknya juga terus berkomitmen melayani para pemudik agar nyaman, aman, dan selamat sampai ke lokasi tujuan.

"KAI berkomitmen untuk melayani pelanggan sebaik mungkin pada masa Angkutan Lebaran melalui perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman," pungkasnya. Ain

Berita Terbaru

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Demi meningkatkan kualitas infrastruktur, diantaranya menjaga kondisi jalan di daerah setempat mulus dan nyaman dilalui masyarakat,…

Diduga Gegara Puntung Rokok Dimtambah Angin Kencang, Lahan di TPA Pakusari Terbakar

Diduga Gegara Puntung Rokok Dimtambah Angin Kencang, Lahan di TPA Pakusari Terbakar

Minggu, 05 Jul 2026 13:14 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru warga di dekat lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari di Kabupaten Jember dikejutkan semburan api yang diduga…

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah strategis mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menurunkan produktivitas pertanian hingga memicu gagal…

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 1.500 pelari dari berbagai daerah memeriahkan Majapahit Run 2026 yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto, Minggu …

Teras Kriya 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Ekraf UMKM Khas Kota Madiun

Teras Kriya 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Ekraf UMKM Khas Kota Madiun

Minggu, 05 Jul 2026 11:59 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui ajang Teras Kriya 2026 yang digelar di Gedung Dekranasda, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, mempromosikan produk unggulan…

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Tetapkan Status Siaga Kekeringan

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Tetapkan Status Siaga Kekeringan

Minggu, 05 Jul 2026 11:53 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Menyusul musim kemarau kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, mulai menetapkan status siaga bencana kekeringan menyusul…