Sudah 3 Hari, Balita Perempuan yang Hanyut di Sungai Belum Ditemukan

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas melakukan pencarian korban selama 3 hari namun hingga kini keberadaan korban masih nihil. SP/Lestariono
Petugas melakukan pencarian korban selama 3 hari namun hingga kini keberadaan korban masih nihil. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Sudah tiga hari bocah perempuan sebut saja Melati (2,5) yang hanyut di sungai Mbambang kec Kesamben Kab Blitar belum ditemukan. Proses pencarian telah dilakukan oleh BPBD Kab Blitar bersama TNI/Polri dan masyarakat sejak hari Rabu (28/2).

Peristiwa itu bermula saat korban bersama saudaranya sebut saja Udin (4,5) tengah bermain di tepian sungai yang pada saat itu tengah alirannya deras pasca hujan.

"Sesuai informasi saat itu (Rabu 28 Februari 2024 adanya dua balita kakak beradik berada di tepian sungai, hal itu sesuai saksi Kusroni (57) sekaligus ketua RT setempat, melihat dua bocah berjalan di tepi sungai menuju arah hutan, dan menyampaikan ke Yusro (45) orang tua kedua bocah tersebut," kata AKP Suhartono Kapolsek Kesamben.

Selanjutnya warga yang mencari kedua bocah itu, berpapasan dengan Udin kakak kandung Melati, Udin pun menceritakan bahwa adiknya sedang berenang (hanyut), mendengar cerita si Udin, langsung warga menyebar di tepian sungai, ada yang mencari juga ada yang langsung terjun ke sungai tersebut.

Sementara jarak rumah Yusro ayah korban berjarak 2 Km dengan TKP dimana dua bocah itu berada di sungai,  untuk lebar sungai sekitar 7 meter diperkirakan kedalaman sungai 1 meter, namun karena setiap hari hujan, aliran sungai mbambang menjadi deras.

"Dimungkinkan korban tercebur di sungai yang dikatakan Udin kakaknya bahwa adiknya berenang, korban saat itu memakai kaos singlet putih celana pendek hitam, kami bersama Team BPBD dan masyarakat langsung lakukan pencarian selain penyisiran pada aliran sungai, untuk mencari keberadaan korban, sampai pukul 18.00 korban belum ditemukan, dan diteruskan kemarin (Kamis 29 Februari) dan kini (Jumat 1/Maret) terus kita lakukan pencarian,  hari ini cuaca tidak mendukung hujan deras, semoga segera ketemu untuk korban, bisa juga kelalaian orang tua korban, untuk itu kami berpesan pada orang tua, untuk pengawasan bagi putra putrinya apa lagi masih di bawah umur, dengan situasi musim penghujan ini," tambah AKP Suhartono.

Dari pihak BPBD Kabupaten Blitar juga mewanti-wanti atas cuaca saat ini, seperti yang disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ivong Bertriyanto pada wartawan, bahwa cuaca ekstrem diprediksi terjadi sampai tanggal 8 Maret mendatang, karena BMKG mengeluarkan peringatan dini tentang potensi cuaca ekstrem  masih berpotènsi melanda wilayah Indonesia sampai 8 Maret mendatang.

"Dengan adanya peringatan itu masyarakat lebih waspada terhadap bencana Hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor angin kencang dan bencana alam lainya, peringatan ini juga bagi warga Blitar tentunya," pesan Ivong pada wartawan. Les

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…