Banyak Data Kurang Tepat

Bawaslu Blitar Rekomendasikan KPU Buka C Plano pada Rekap Suara Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saat perhitungan surat suara. SP/Lestariono
Saat perhitungan surat suara. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara ditingkat Kabupaten Blitar pada Pemilu 2024 diwarnai banyak interupsi dari Bawaslu Blitar dan saksi.

Rekapitulasi yang sedianya oleh KPU Blitar diagendakan dua hari yakni 27-28 Februari 2024, pun berlanjut hingga hari keempat Jumat 1 Maret 2024. Rekapitulasi yang sebelumnya dilangsungkan di Hotel Santika lalu dilanjutkan di Kantor KPU Kab Blitar juga terganjal cuaca hujan deras, yang membuat rekap suara harus dihentikan sementara.

Berbagai catatan dari Bawaslu Blitar pun masuk ke dalam kejadian khusus rekapitulasi tingkat kabupaten. Pada hari keempat rekap Jumat 1 Maret 2024, Bawaslu Blitar merekomendasikan kepada KPU Kab. Blitar agar memerintahkan PPK Nglegok untuk membuka C.Hasil-Prov yang ada di gudang logistik KPU Blitar, karena banyak data selegenje (Kurang tepat) pada jumlah data pemilih khusus dan DPTb.

"Dari klarifikasi PPK Nglegok pada pembacaan Rekapitulasi perolehan hasil, ada data tidak sesuai, karena indikasi salah input KPPS yang mengupload C.Hasil.Prov untuk TPS 16 Desa Modangan ke TPS 18. Untuk pembuktian, kami rekomendasikan untuk membuka C.Hasil," kata Ketua Bawaslu Blitar Nur Ida Fitria.

Hingga hari keempat ini, lanjut Ida, Rekapitulasi perolehan hasil suara Pemilu 2024 menyisakan tiga kecamatan. Yakni kecamatan Kanigoro, Nglegok dan Garum.

"Pada hari sebelumnya sudah membacakan, namun kami minta skorsing karena memang data yang disampaikan belum sinkron. Semua harus klir saat di tingkat kabupaten," lanjut Ida.

Permasalahan data yang selegenje di Nglegok pun klir usai pembukaan C.Hasil dan dibacakan di depan Bawaslu dan saksi, selanjutnya dilakukan perbaikan data di sirekap.

Ida mengungkapkan, kesalahan dan data selegenje banyak disebabkan adanya salah input oleh penyelenggara di TPS. 

"Seperti di Garum yang harus beberapa kali mengulang pembacaan Rekapitulasi, dikarenakan harus mengklarifikasi jumlah DPT, DPK, dan DPTb agar sesuai," tegas Ida.

Hingga berita ini diturunkan, Bawaslu Blitar masih melakukan pengawasan terhadap perbaikan sirekap oleh operator dari KPU.

"Proses pembacaan Rekapitulasi juga harus berhenti sementara karena hujan sangat deras, dan sikon tidak kondusif," tandas perempuan murah senyum ini. Les

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…