Tapi Jokowi Optimistis Dalam 10 tahun, IKN Sudah Menjadi Kota yang Hidup Dihuni oleh Banyak Masyarakat Kita
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ridwan Kamil (RK) yang merupakan kurator Ibu Kota Nusantara (IKN) khawatir area yang kegedean, sehingga kekurangan orang.
"Contoh di Australia ibu kota Canberra, orangnya sedikit, ba'da maghrib sepi," kata Ridwan Kamil di Instagramnya @ridwankamil, yang diungguh Surabaya Pagi, Minggu (3/3/204).
RK menyebut The best capital in the world yang didesain dari nol adalah Washington DC. Sisanya rada gagal.
Ibu kota Berstatus Gagal
Ridwan Kamil menyebut ada juga ibu kota yang berstatus gagal, karena alasan terlalu luas hingga populasinya yang minim. Ia mencontohkan ibu kota Australia, Canberra yang minim populasi.
Untuk menghindari itu, perlu disiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti fasilitas kesehatan, mal, olahraga, pendidikan, hiburan, dan lainnya. Ia menilai pada dasarnya sebuah kota harus memiliki fungsi campuran.
Oleh karena itu IKN bukan sekedar lokasi pusat pemerintahan saja, seperti Putrajaya, Malaysia. Ia menyebut kota itu diisi mayoritas perkantoran pemerintahan saja.
Ia sebut IKN didesain untuk populasi sekitar 2-3 juta orang. Namun target ini diproyeksi baru tercapai pada tahun 2040.
Groundbreaking Sebanyak Lima Tahap
Berdasarkan informasi dari Instagram resmi Otorita IKN, Sabtu (2/3/2024), pemerintah sudah melakukan groundbreaking di IKN sebanyak lima tahap. Di mana tahap kelima ini baru saja dilakukan oleh Jokowi pada Kamis (29/2) dan Jumat (1/3) kemarin.
Secara rinci groundbreaking tahap pertama dilakukan untuk proyek-proyek dari Agung Sedayu Group, Salim Group, Pulauintan, Adaro, Barito Pasific, Mulia Group, Astra Group, Vasanta, Innopark, RS Adbi Waluyo, PSSI, dan FIFA.
Kemudian groundbreaking tahap kedua dilakukan untuk proyek-proyek dari RS Hermina, Pakuwon Group, NIS, Mayapada Hospital, Astra International - Yayasan Pendidikan Astra, Kemenhub, BPJS TK, Bank Indonesia, dan PLN
Selanjutnya groundbreaking tahap ketiga dilakukan untuk proyek-proyek dari PT Tirta Investama, KLHK Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, The Pakubuwono, PT Wulandari Bangun Laksana, Balikpapan Superblock, BSH, Blue Bird, Kantor Polres Khusus IKN, Kantor Komando Distrik Militer.
Groundbreaking tahap keempat yang telah dilakukan untuk proyek-proyek dari Jambuluwuk Nusantara Hotel, Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Masjid Negara, Memorial Park, Nusantara Warehouse Park, Sentra Unggul Nusantara (SUN) Hub.
Groundbreaking tahap kelima pada Kamis dan Jumat kemarin untuk proyek tiga bank BUMN terbesar di Indonesia, yaitu Mandiri, BRI, dan BNI. Di saat yang bersamaan Otorita IKN bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menandatangani rencana pembangunan gedung kantor OJK di calon ibu kota baru itu.
Harapan Jokowi 10 Tahun Lagi
Pada Jumat (1/3) kemarin Jokowi juga sudah meresmikan Kantor BPJS Kesehatan, melakukan topping off tower hunian ASN, dan melakukan groundbreaking PT Telkom Indonesia.
Presiden Joko Widodo terus mengebut proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Ini untuk memastikan proyek ini berjalan tepat waktu dan bisa menjadi kota yang hidup dalam kurun waktu 10 tahun.
"Tapi sesuai yang tadi saya sampaikan kita perkirakan dalam 10 tahun kota ini sudah menjadi kota yang hidup yang dihuni oleh banyak masyarakat kita," kata Jokowi, disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (29/2) kemarin.
Menurutnya pemerintah terus membangun proyek demi menunjang kehidupan masyarakat di IKN. Misalnya pembangunan perumahan, sekolah, hingga rumah sakit. Karenanya Jokowi sendiri sudah beberapa kali melakukan groundbreaking di kawasan itu. n tik/erc/jk/rmc
Editor : Moch Ilham