Oleng, Bus Tabrak Pohon dan Rumah Warga di Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kecelakaan tunggal dialami bus PO Gunung Harta di Jalan Nasional Desa Aengdake, Bluto, Sumenep. Kecelakaan itu membuat penumpang bus jurusan Sumenep-Jakarta itu mengalami luka.

Kecelakaan bermula saat bus nopol N 7976 UA itu melaju dari arah timur yaitu dari kota Sumenep sekitar pukul 11.30 WIB. Namun setiba di lokasi, bus yang membawa 8 penumpang itu oleng ke kiri dan menabrak pohon trembesi.

"Sehingga hilang kendali kemudian oleng ke arah kanan (utara) dan menabrak pohon trembesi dan pohon asam yg berada di bahu jalan sebelah utara" kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Jumat (8/3/2024).

Widiarti melanjutkan usai menabrak pohon asam, bus kembali banting setir dan akhirnya terguling dan terseret hingga 20 meter. Bus baru berhenti setelah menabrak rumah warga.

"Berhenti setelah nabrak pagar rumah warga di sisi selatan," ujar Widiarti.

Menurut pemilik rumah, Tutik (55) saat kejadian dirinya bersama suaminya sedang santai di teras rumah. Ia dan suami mengaku kaget bukan kepalang.

"Jadi tadi ini suami saya siap-siap mau berangkat ke masjid, tiba-tiba ada bus kecelakaan itu menabrak pagar saya sampai hampir roboh," kata Tutik.

Akibat kecelakaan tersebut, seluruh penumpang langsung ditolong. Salah satu penumpang bahkan mengalami kritis dan segera dilarikan ke Pusekessma Bluto dan dirujuk ke RSUD Moh Anwar, Sumenep.

Hingga kini badan bus yang terguling dan menabrak pagar rumah warga masih menunggu mobil derek untuk dievakuasi. Kecelakaan tunggal itu juga sempat membuat kemacetan. Sm-01/ham

Berita Terbaru

Belum Validasi DTSEN, Pemkot: Bisa Terancam Penangguhan Layanan Warga Surabaya

Belum Validasi DTSEN, Pemkot: Bisa Terancam Penangguhan Layanan Warga Surabaya

Rabu, 15 Apr 2026 10:45 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti konfirmasi mandiri dalam validasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2025, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Lindungi-Berdayakan Ibu dan Anak, Pemkot Surabaya Perkuat Pendampingan Pascacerai

Lindungi-Berdayakan Ibu dan Anak, Pemkot Surabaya Perkuat Pendampingan Pascacerai

Rabu, 15 Apr 2026 10:41 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pendampingan pascacerai untuk melindungi anak dan memberdayakan ibu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…