Ceritakan Aktivis Pro-demokrasi 1998, Untag Surabaya Luncurkan Film (Tak Pernah) Hilang

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Film bertajuk Yang (Tak Pernah) Hilang digelar di Untag Surabaya, Selasa (5/4/2024) lalu.

Kolaborasi kegiatan ini dilaksanakan oleh GMNI UNTAG Surabaya, Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI), GMNI Unitomo Surabaya, ADREENA Media dan Gerakan Mahasiswa Surabaya (GMS).

Yang (Tak Pernah) Hilang adalah sebuah film dokumenter yang secara substantif menceritakan tentang perjuangan, pengorbanan hingga penculikan dua aktivis mahasiswa asal Universitas Airlangga Surabaya, yakni Herman Hendrawan dan Petrus Bima Anugerah.

Melalui film ini diharapkan menjadi pemantik khalayak, khususnya generasi muda agar mempunyai referensi historis tentang otoritarianisme Orde Baru. 

Selain itu, sebagai upaya advokasi agar pemerintah segera menyelesaikan seadil-adilnya kasus penghilangan paksa aktivis pro-demokrasi pada 1998 tersebut.

Peserta yang hadir mencapai 250 orang dari berbagai entitas antara lain Sekretaris YPTA (Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 Surabaya) Dr. IGN Anom Maruta, Rektor Untag Surabaya, civitas akademika Untag Surabaya, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya, kelompok NGO dan masyarakat umum lainnya.

Acara grand launching film Yang (Tak Pernah) Hilang ini dipandu oleh Andre Abeng dari komunitas #KawanHermanBimo. 

Sebelum pemutaran film, grup musik Suar Marahabaya menyapa penonton dengan menyanyikan lagu-lagu seruan kritik sosial.

Acara dibuka langsung oleh Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA.,. 

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Untag Surabaya sebagai Kampus Merah Putih sudah selayaknya melahirkan generasi penerus bangsa yg patriotik dan peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan. 

Prof. Mulyanto Nugroho berharap agar mahasiswa Untag Surabaya terus menjadi pelopor agent of change dalam konteks penegakan HAM dan kemanusiaan.

Produser film yang juga Koordinator IKOHI Jatim Dandik Katjasungkana, menyampaikan bahwa film Yang (Tak Pernah) Hilang sudah digagas mulai tahun 2019. Tapi karena kendala pandemi covid 19 serta kekurangan dana, proses awalnya mengalami stagnasi.

“Produksi film ini membutuhkan biaya besar, terutama untuk biaya perjalanan dan wawancara para narasumber di lima kota, yakni Surabaya, Malang, Jakarta, Jogjakarta dan yang paling jauh di Pangkal Pinang, Pulau Bangka, tempat lahir Herman,” kata Dandik.

Persoalan makin bertambah dan membuat seluruh crew film mengalami kesedihan mendalam, ketika sang penggagas film, Hari Nugroho, meninggal dunia pada tahun 2020.

Di tengah berbagai kesulitan dan kebuntuan yang dihadapi, pada tahun 2022, Dandik bertemu dengan Muni Moon dan Anton Subandrio yang berprofesi sebagai videomaker. Dari pertemuan itulah, produksi film tersebut mulai dijalankan lagi.

“Dalam hal pembiayaan, sejak awal, kami mengupayakan kemandirian. Kami patungan, memproduksi kaos #KawanHermanBimo sebagai fundraising dan menerima sumbangan dari berbagai pihak yang peduli pada advokasi kasus penghilangan paksa aktivis pro-demokrasi 1998,” sambung Dandik.

Film Yang (Tak Pernah) Hilang tidak hanya berkisah tentang kasus penculikan Herman dan Bima, namun juga merekonstruksi kisah hidup mereka sejak kecil di mata keluarga, orang tua, kerabat, kawan sekolah dan masa kuliah, kawan sesama aktivis, dosen, hingga aktivis partai politik.

Anton Subandrio mengungkapkan, “Secara keseluruhan, sebanyak 35 narasumber yang kami wawancarai. Itu sebagai upaya untuk mendapatkan informasi selengkap mungkin agar film ini bisa memotret biografi Herman dan Bima, sejak masa anak-anak, remaja sampai dewasa. Kami mau bercerita bagaimana karakter mereka terbentuk hingga mempunyai gagasan yang begitu kuat, teguh keyakinannya dan berjuang sampai menjadi martir demokrasi.”

Dia Puspitasari, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Tujuh Belas Agustus 1945, menyatakan, hilangnya Herman dan Bima adalah sebuah tragedi kemanusiaan.

“Film Yang (Tak Pernah) Hilang ini adalah referensi penting. Film ini harus dilihat dalam konteks bagaimana seharusnya peradaban dibangun dengan sebuah tanggung jawab, kejujuran dan keterbukaan. Anak-anak generasi milenial dan generasi z bisa belajar tentang sejarah kemanusiaan dengan menonton film ini. Supaya mereka bisa menjadi bagian dari gerakan melawan impunitas dan mencegah terulangnya kejahatan terhadap kemanusiaan terjadi di negeri ini,” tuturnya. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Kabupaten Lamongan terus berupaya meningkatkan swasembada pangan, salah satunya memberikan bantuan alat dan mesin pertanian …

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menyikapi sejumlah komoditas dapur yang mengalami kenaikan signifikan, justru membuat pedagang kesulitan menjual barang…

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Jembatan Cangar kini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terkait kasus bunuh diri yang sempat terjadi…

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

Kamis, 11 Jun 2026 12:11 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok demi menekan laju inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, menggelar…

Wujudukan Transaksi Adil, Pemkot Surabaya Berikan Tera Timbangan Gratis ke Pedagang

Wujudukan Transaksi Adil, Pemkot Surabaya Berikan Tera Timbangan Gratis ke Pedagang

Kamis, 11 Jun 2026 12:02 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bentuk perlindungan konsumen sekaligus menjaga keadilan bagi pedagang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan tera…

Sidang Perdana Kasus Korupsi CSR dan Gratifikasi, Maidi Duduk di Kursi Pesakitan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi CSR dan Gratifikasi, Maidi Duduk di Kursi Pesakitan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 11:55 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 11:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sidang perdana kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan gratifikasi proyek yang menjerat Wali Kota Mad…